BREAKING NEWS
 

Serangan Balasan Israel Ke Iran Sudah Berakhir, Hanya Ada Sedikit Kerusakan

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Sabtu, 26 Oktober 2024 10:44 WIB
PM Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant memonitor serangan terhadap Iran dari lokasi yang dirahasiakan. (Foto: IDF/CNN International)

RM.id  Rakyat Merdeka - Militer Israel memastikan, pihaknya telah menuntaskan serangan udara yang tepat dan terarah terhadap target militer di Iran, Sabtu (26/10/2024).

"Serangan balasan telah selesai dan misi telah terpenuhi. Pesawat kami telah kembali ke Tanah Air dengan selamat," kata Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dalam pernyataannya, seperti dikutip CNN International. 

Baca juga : Kolaborasi BRI dan Badan Kepegawaian Negara, Perkuat Layanan Perbankan

Angkatan Udara Israel disebut telah menyerang fasilitas pembuatan rudal, yang kabarnya digunakan untuk memproduksi rudal yang ditembakkan Iran ke Israel, dalam setahun terakhir.

Adsense

Selain itu, militer Israel juga dikatakan telah menyerang susunan rudal surface-to-air dan pertahanan udara tambahan Iran, yang dimaksudkan untuk membatasi kebebasan operasi udara Israel di Iran.

Baca juga : Pramono Doakan Pemerintahan Prabowo-Gibran Sejahterakan Rakyat Indonesia

Selama serangan ke Iran, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan berada di bunker yang terletak di pangkalan militer Kirya, Tel Aviv, Sabtu (26/10/2024) dini hari, sambil memantau situasi keamanan. Bersama Menteri Pertahanan Yoav Gallant, Kepala Pasukan Pertahanan Israel, serta Kepala Badan Intelijen Mossad dan Shin Bet.

Sedikit Kerusakan 

Kantor Berita IRNA mengungkap, serangan Israel terhadap fasilitas militer di seluruh wilayah Iran mengakibatkan kerusakan terbatas di beberapa daerah.

Baca juga : Pengembangan Kompetensi One Health di 20 Kampus Berakhir, Dampaknya Signifikan

"Israel menyerang bagian-bagian pusat militer di provinsi Teheran, Khuzestan, dan Ilam. Namun, serangan tersebut telah berhasil dipatahkan dan dilawan oleh sistem pertahanan udara terpadu Iran," beber IRNA.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense