Dark/Light Mode

Jelang Satu Tahun Agresi Israel Ke Palestina, YKMI: Genosida Belum Berakhir 

Jumat, 13 September 2024 17:24 WIB
Direktur Eksekutif YKMI Ahmad Himawan/Ist
Direktur Eksekutif YKMI Ahmad Himawan/Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Israel kembali menyerang melalui serangan udara ke sebuah zona aman di Gaza, Selasa (10/9/2024). Serangan tersebut menciptakan kawah besar sekaligus membakar tenda-tenda dan mengubur keluarga-keluarga Palestina di bawah pasir.

Badan Pertahanan Sipil Gaza mengatakan, serangan itu menewaskan 40 orang dan melukai sedikitnya 60 orang. Penduduk dan petugas medis mengatakan, kamp tersebut dihantam lima atau enam rudal.

Melihat tindakan tersebut, Yayasan Konsumen Muslim Indonesia (YKMI) kembali mengecam aksi genosida yang dilakukan Israel atas Palestina.

“Aksi genosida di Palestina ini sudah hampir setahun tapi sampai saat ini belum berakhir. Kemarin Israel kembali menyerang zona aman Palestina, ini tindakan pelanggaran, kejahatan dan kedzholiman,” tegas Direktur Eksekutif YKMI Ahmad Himawan dalam keterangannya kepada media, Rabu (11/9/2024).

Baca juga : Jelang Kualifikasi Piala Asia, Nova Genjot Fisik Timnas U-17

Himawan pun mengimbau masyarakat Indonesia terus menyerukan gerakan peduli Palestina.

“Para korban di Gaza setiap hari masih merasakan pilu, kesakitan dan kesulitan. Genosida yang dilakukan Israel ke Palestina belum berakhir,” ujarnya.

Mantan aktivis ini mengatakan, ikhtiar tersebut harus terus ditunjukkan umat Muslim Indonesia dengan melakukan aksi damai dan memboikot produk yang terafiliasi Israel.

“Terlebih, saat ini MUI telah menetapkan 5 kriteria produk afiliasi Israel. Jadi, umat tidak ragu lagi,” kata Himawan.

Baca juga : Jelang Upacara HUT RI Ke-79 Di IKN, PGN Pastikan Gas Bumi Mengalir

Menurut dia, pihaknya akan selalu berusaha menjaga api perjuangan tersebut dengan membangun kampanye-kampanye efektif dan kreatif.

“Semangat melawan kejahatan Israel dan mendukung kemerdekaan Palestina tidak boleh pernah padam. Kami selalu berusaha mengingatkan umat dengan berbagai cara,” ujarnya.

Himawan mengaku, YKMI akan segera melakukan konsolidasi dengan segenap kekuatan pendukung perjuangan Palestina di Indonesia.

Tujuannya untuk melakukan evaluasi dan introspeksi atas metode gerakan perjuangan pembelaan Palestina yang dilakukan selama ini, jelang satu tahun agresi pendudukan Israel di Gaza.

Baca juga : Terbukti Langgar Etik Temui Presiden Israel, Dosen Unusia Mengundurkan Diri

Salah satunya dengan mengukur efektivitas aksi boikot produk terafiliasi Israel yang dianggap berhasil oleh banyak kalangan di Indonesia.

“Kami mengajak seluruh organisasi, aktivis dan masyarakat berpegangan tangan memperjuangkan kemerdekaan Palestina, sebagaimana penjelasan UUD 1945 bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan,” tutup Himawan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.