RM.id Rakyat Merdeka - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempunyai waktu 75 hari untuk menyusun kabinetnya jelang pelantikan pada 20 Januari 2025.
Beberapa tokoh terlihat bolak balik ke kediaman Trump, di Mar A Lago, Florida. Sebagai permulaan, Trump menunjuk Manajer Kampanye Susie Wiles Sebagai Kepala Staf Gedung Putih.
Wiles menjadi wanita pertama yang memegang salah satu jabatan paling berpengaruh di Gedung Putih. Wiles diperkirakan akan memiliki kontrol langsung atas jadwal presiden dan berada dalam posisi untuk mengkoordinasikan kebijakan prioritas tinggi antara Pemerintah dan Kongres.
Trump berjanji hanya mempekerjakan orang-orang terbaik. Pasalnya, dia berulang kali mengatakan, kesalahan terbesarnya adalah mempekerjakan orang yang salah di era dia pertama menjabat Presiden.
Baca juga : DKI Sediakan Rusun Buat Warga Kolong Jembatan
Trump mengaku masih baru di Washington saat itu, dan tidak tahu apa-apa. Namun sekarang, Trump menegaskan, dia mengetahui orang-orang terbaik dan yang harus dihindari untuk tim pemerintahannya.
“Susie Wiles tangguh, cerdas, inovatif dan dikagumi serta dihormati oleh semua orang. Susie akan terus bekerja tanpa lelah untuk Membuat Amerika Hebat Lagi,” kata Trump.
Menurut Trump, sebuah kehormatan menjadikan Wiles sebagai Kepala Staf wanita pertama dalam sejarah Amerika Serikat. “Saya yakin dia akan membuat negara kita bangga,” imbuhnya.
Wiles merupakan veteran politik Florida. Dia pernah bekerja dalam kampanye Ronald Reagan dan di Gedung Putih. Wiles juga berkontribusi dalam berbagai kampanye politik besar, termasuk membantu Rick Scott menjadi Gubernur Florida dan mendukung Ron DeSantis dalam Pemilihan Gubernur 2018.
Baca juga : Liverpool Vs Aston Villa, The Reds Ngeles Dari Rival
Namun, hubungannya dengan DeSantis retak, dan Wiles menjadi Kepala Kampanye Trump yang bersaing dengan DeSantis dalam pemilihan awal (primary) kandidat capres Partai Republik. Saat itu, Trump menang telak.
“Susie Wiles telah membantu saya meraih salah satu kemenangan politik terbesar dalam sejarah Amerika dan merupakan bagian integral dari kampanye sukses saya pada 2016 dan 2020,” kata Trump, dilansir The Guardian.
Trump juga mengisyaratkan menunjuk Elon Musk atau Robert F. Kennedy Jr. untuk menggerakkan beberapa agenda pemerintahannya.
Tim transisi Trump kali ini jauh lebih terorganisir dibandingkan dengan masa pemerintahannya pada 2017-2021. Saat itu Trump menjadi Presiden ke-45 AS.
Baca juga : Menang Atas Jazz Di Laga NBA, Bucks Akhiri Mimpi Buruk
Scott Bessent, Pendiri Key Square Capital Management, perusahaan investasi makro global, Ketua Komite Sekuritas dan Bursa AS (Securities and Exchange Commission/SEC) Jay Clayton dan Senator Tennessee Bill Hagerty, merupakan nama-nama yang bakal ditunjuk sebagai menteri. Salah satunya Menteri Keuangan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.