RM.id Rakyat Merdeka - Empat orang di negara bagian California, Amerika Serikat (AS), ditangkap polisi karena berusaha menipu perusahaan asuransi dengan kostum beruang.
Dilansir Associated Press (AP), di California banyak kejadian “beruang” membobol mobil hingga rumah. Namun, beruang yang terekam kamera kali ini membuat pihak asuransi mobil mewah curiga dan menilai ada sesuatu yang tidak beres.
Petugas setempat menamakan kasus ini “Operasi Cakar Beruang”. Departemen Asuransi California mengatakan, empat warga Los Angeles ditangkap, Rabu (13/11/2024). Mereka diduga menipu tiga perusahaan asuransi sekaligus. Nilainya hampir 142.000 dolar AS (sekitar Rp 2,2 miliar). Penipu tersebut mengklaim seekor beruang telah menyebabkan kerusakan pada kendaraan mereka.
Baca juga : Erick Thohir Pastikan Garuda ID Kurangi Duplikasi Tiket Pertandingan
Mereka menyerahkan bukti rekaman video dari Pegunungan San Bernardino pada Januari 2024. Rekaman video itu menunjukkan seekor beruang yang bergerak di dalam Rolls-Royce dan dua Mercedes.
Video itu dikirim ke perusahaan asuransi sebagai bagian dari klaim kerusakan. Foto-foto yang menunjukkan apa yang tampak seperti goresan di jok dan pintu juga diberikan kepada pihak asuransi.
Tim asuransi yang melihat video itu menduga bahwa beruang itu tidak asli. Mereka curiga, seseorang yang mengenakan kostum beruang.
Baca juga : Ketum Bhayangkari Tinjau Posko Pengungsian Korban Erupsi Gunung Lewotobi
Departemen tersebut meminta seorang ahli biologi dari Departemen Perikanan dan Satwa Liar California meninjau ketiga video tersebut. Mereka pun langsung menyimpulkan itu adalah manusia yang mengenakan kostum beruang.
Setelah melaksanakan surat perintah penggeledahan, detektif menemukan kostum beruang di rumah tersangka. LDU
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Selasa, 19 November 2024 dengan judul "Dalam Pertemuan Dengan Presiden Prabowo, Sekjen PBB Puji RI Gigih Perjuangkan Perdamaian"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.