RM.id Rakyat Merdeka - Setelah rezim Presiden Bashal Al Assad tumbang, Kedutaan Besar Suriah di Jakarta melakukan pembaruan.
Dipantau dari laman Facebook Kedubes Suriah di Jakarta, Duta Besar (Dubes) Suriah untuk Indonesia Abdulmonem Annan mengganti bendera lama dengan bendera terbaru.Dia yang mengerek bendera itu.
“Ini bendera baru Suriah setelah kekalahan diktator dan pelariannya dari Suriah. Bendera ini melambangkan perjuangan panjang melawan rezim Assad,” ujar Dubes Annan lewat akun Facebook-nya, Selasa (10/12/2024).
Bendera baru itu terdiri dari tiga warna, yakni dari atas hijau, putih dan hitam. Kemudian terdapat tiga bintang berwarna merah di bagian tengah. Bendera ini yang selalu dikibarkan kelompok oposisi selama perjuangan mereka melawan pasukan rezim Assad.
Sedangkan bendera era rezim Assad terdiri dari tiga warna dengan urutan dari atas merah, putih dan hitam. Di bagian tengah terdapat dua bintang berwarna merah.
Dalam pernyataannya, Dubes Annan mengaku, konflik di negaranya menyebabkan jutaan warga Suriah mengungsi ke negara lain.
Baca juga : Gerakan Indonesia Membaca Sukses Munculkan Puluhan Penulis Lokal Baru
Tidak hanya itu, di bawah Pemerintahan Assad, Suriah mendapatkan banyak sanksi dan boikot dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.
“Saya harap, keruntuhan rezim Assad dapat mengangkat sanksi ekonomi dan memperbaiki kehidupan rakyat Suriah,” harap Dubes yang sudah satu tahun bertugas di Indonesia ini.
“Saya juga berharap akan ada proses Pemilu yang transparan dan melingkupi semua pihak. Demokrasi yang multipartai,” imbuhnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.