BREAKING NEWS
 

Israel-Hamas Gencatan Senjata

Dunia Senang, Rakyat Girang

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : SISWANTO
Jumat, 17 Januari 2025 08:20 WIB
Warga Palestina yang bereaksi terhadap kabar tentang kesepakatan gencatan senjata dengan Israel di Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah, Palestina (15/1/2025). (Foto: ANTARA/Xinhua/Rizek Abdeljawad/aa)

 Sebelumnya 
Media sosial dipenuhi dengan potongan rekaman adegan kegembiraan, kembang api, dan doa yang bergema dari masjid. Suriah juga ikut merayakan, dengan rekaman dari Aleppo dan Hama menunjukkan kerumunan massa yang melambaikan bendera Palestina dan meneriakkan slogan solidaritas seperti “Gaza, kami bersamamu hingga akhir!” menurut laporan media lokal dan akun media sosial.

Kamp pengungsi Palestina di Lebanon, seperti di ibu kota Beirut dan berbagai wilayah lainnya, dipenuhi suara tembakan, kembang api, dan seruan dari masjid-masjid yang diperkuat pengeras suara. Jalanan di Sidon dan Tripoli dipenuhi iring-iringan mobil dengan bendera Palestina yang membunyikan klakson sebagai bentuk solidaritas, sebagaimana dilaporkan Anadolu.

Pemimpin tertinggi Republik Iran, Ayatollah Ali Khamenei ikut senang dengan gencatan perang itu. Melalui akun X resminya @Khamenei_m, Ia menyatakan gencatan senjata di Gaza adalah buah kesabaran dan ketangguhan rakyat Palestina yang berhasil memukul mundur Zionis.

“Akan tertulis dalam buku bahwa suatu hari, sebuah kelompok Zionis membantai ribuan wanita dan anak-anak dengan cara yang paling mengerikan dan pada akhirnya, mereka dikalahkan,” tulis Khamenei dikutip Kamis, (16/1/2025).

Baca juga : Menko Polkam Sampaikan Komitmen Perkuat Sinergi

Pemerintah Arab Saudi juga mengapresiasi peran sejumlah mediator yang menginisiasi gencatan senjata. Namun, Kementerian Luar Negeri Arab menyerukan agar Israel tunduk pada kesepakatan dengan menarik mundur pasukannya dari Jalur Gaza dan semua wilayah Palestina maupun Arab lainnya.

“Kerajaan menekankan perlunya mematuhi perjanjian dan menghentikan agresi Israel di Gaza,” sebut Kementerian Luar Negeri Arab dikutip dari Al Arabiya, Kamis (16/1/2025).

Bukan hanya disambut baik oleh negara Arab, tapi antusias juga datang dari China. Melalui Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun mengatakan pihaknya berharap kesepakatan gencatan senjata kali ini bisa menghentikan agresi militer di Gaza secara permanen.

Guo juga memastikan, China akan terus memberikan bantuan kemanusiaan ke Gaza serta membantu rekonstruksi wilayah tersebut setelah digempur habis-habisan selama 15 bulan.

Baca juga : Pidato Prabowo Di Munas KADIN: Saya Tidak Hentikan Proyek Infrastruktur

“China sangat berharap semua pihak terkait menjadikan gencatan senjata di Gaza sebagai peluang untuk meredakan ketegangan regional,” kata Guo seperti dikutip China Daily, Kamis (16/1/2025).

Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump mengklaim, gencatan senjata itu adalah hasil kemenangannya dalam Pilpres pada 5 November 2024. Sekaligus jadi sinyal bahwa pemerintahannya ke depan fokus pada perdamaian global.

“Perjanjian gencatan senjata epik ini hanya dapat terjadi sebagai hasil dari kemenangan bersejarah kita pada bulan November,” kata Trump lewat akun Truth Social, dikutip dari Anadolu Agency pada Kamis (16/1/2026).

Trump juga menegaskan, dirinya bakal mengupayakan keselamatan seluruh warga negara Amerika dan sekutunya yang disandera. Ia pun gembira karena mereka akan kembali dengan selamat. “Untuk dipersatukan kembali dengan keluarga dan orang-orang terkasih mereka,” katanya.

Baca juga : Masa Depan Digital ASEAN: Indonesia Tegaskan Komitmen Dukung Deklarasi Bangkok

Sementara Joe Biden menegaskan, gencatan senjata Israel-Hamas merupakan hasil kerja keras timnya. Walaupun, sebagian besarnya akan dilaksanakan oleh pemerintahan yang akan datang.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI, Sugiono mengatakan gencatan senjata ini sesuai dengan harapan yang selama ini didorong Pemerintah Indonesia. Menteri berseragam Partai Gerindra ini juga berharap, implementasi kesepakatan dapat dilaksanakan menyeluruh demi jatuhnya korban jiwa susulan.

Menurut Sugiono, Indonesia siap berkontribusi pada upaya pemulihan kehidupan bermasyarakat di Gaza, baik melalui bantuan kemanusiaan maupun dukungan terhadap peran Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA). “Sudah terlalu banyak kehancuran yang terjadi dan ini merupakan satu momentum baru,” kata Sugiono di usai menghadiri Munas Kadin di The Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis (16/1/2025). [BYU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense