Dark/Light Mode

Penyakit Menular Mengganas

Duh, Pengadaan Vaksin PMK Belum Dianggarkan

Jumat, 17 Januari 2025 07:10 WIB
Petugas menyemprotkan cairan desinfektan untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku pada hewan di kandang sapi CV Puput Bersaudara di kawasan Rangkapan Jaya, Depok, Jawa Barat, Jumat 20/05. Foto: RIZKI SYAHPUTRA / RM
Petugas menyemprotkan cairan desinfektan untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku pada hewan di kandang sapi CV Puput Bersaudara di kawasan Rangkapan Jaya, Depok, Jawa Barat, Jumat 20/05. Foto: RIZKI SYAHPUTRA / RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi IV DPR menyoroti belum adanya dukungan anggaran untuk program pengadaan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Padahal, penyakit menular yang menyerang hewan ternak ini makin mengganas di sejumlah sentra peternakan.

Anggota Komisi IV DPR Slamet
Anggota Komisi IV DPR Slamet

Anggota Komisi IV DPR Slamet menilai, Pemerintah kurang sigap mengantisipasi penularan PMK. Banyak sentra peternakan sapi di Pulau Jawa harus berjibaku mengantisipasi penularan PMK ini.

Hal ini bisa terlihat dari program vaksinasi yang tidak berlanjut.

Baca juga : Investasi Aset Kripto Diyakini Kian Moncer

“Bahkan saya lihat anggaran vaksinasi PMK 2025 tidak ada sama sekali,” kata Slamet dalam keterangannya kepada Rakyat Merdeka, Kamis (16/1/2025).

Slamet menghargai langkah Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PHK) yang bakal menyiapkan 4 juta dosis vaksin PMK di tahun 2025 ini. Baginya, sudah semestinya kebijakan itu diambil karena kebijakan vaksinasi hewan ternak ini ada di Kementan.

Namun kembali dia menekankan, pengadaan untuk 4 juta dosis vaksin PMK ini sama sekali belum dianggarkan. Dia pun mewanti kebijakan ini bukan cuma basa-basi belaka.

Baca juga : Pemda Diminta Pakai APBD Sukseskan MBG

“Semoga ini (pengadaan 4 juta dosis vaksin PMK) menjadi tindakan nyata. Bukan hanya lip service (basa-basi) saja. Karena setahu saya, tahun 2025 tidak ada nomenklatur anggaran yang terkait dengan penyediaan vaksin PMK,” ungkap anggota Fraksi PKS ini.

Karena PMK ini belum dianggarkan, tentunya harus dibahas dulu bersama Pemerintah, dalam hal ini Kementan bersama Komisi IV DPR sebagai mitra kerja.

Sementara, PKH Kementan Agung Suganda memastikan akan segera menyiapkan vaksin PMK sebanyak 4 juta dosis untuk mengatasi wabah PMK yang makin mengganas ini.

Baca juga : Warga Dikasih Tenda, Perahu Dan Pelampung

“Tahun 2025, Kementan menyiapkan 4 juta dosis vaksin PMK yang akan didistribusikan secara bertahap ke 25 provinsi yang alami kasus PMK,” kata Agung.

Dijelaskan Agung, distribusi vaksin dilakukan secara bertahap sesuai permintaan dinas provinsi. Sebanyak 400 ribu dosis vaksin akan didistribusikan pada Januari, 1,2 juta dosis pada Februari dan 400 ribu dosis lagi pada Maret.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.