Sebelumnya
“Uni Emirat Arab, Saudi, dan negara lain boleh membangun kembali sesuatu yang tidak mengancam Israel,” sambung Barkat.
Serangan Israel ke Gaza sejak 7 Oktober 2023 hingga Januari 2025 telah menghancurkan dua pertiga bangunan di sepanjang jalur tersebut. Serangan Israel telah membunuh lebih dari 47.000 orang.
Baca juga : Rapat Tertutup dengan DPR 3 Jam, Menteri Satryo Pulang dari Pintu Samping
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan, butuh waktu hingga 350 tahun untuk membangun kembali Gaza jika blokade Israel dipertahankan.
Sejauh ini belum ada rencana detail mengenai pembangunan kembali Gaza. Proses rekonstruksi Gaza sedianya akan dibahas dalam tahap ketiga gencatan senjata yang efektif berlaku sejak akhir pekan lalu.
Baca juga : Pagar Laut Ada 169 Kasus, di Sidoarjo 437 Hektare
Data kantor media Gaza menyabutkan, 88 persen infrastruktur dan bangunan di Gaza hancur dan rusak dalam perang yang berlangsung 15 bulan. Dibutuhkan dana setidaknya 38 miliar dolar AS atau sekitar Rp 617,3 triliun untuk membangun kembali wilayah berpenduduk sekitar 2,3 juta orang itu.
Hamas berkali-kali menegaskan perjuangannya, yakni mewujudkan kemerdekaan Palestina, berdiri sebagai negara berdaulat.
Baca juga : Hasil Survei KPK, Suap Masih Marak
Namun Israel, di bawah pemerintahan sayap kanan, menolak tegas berdirinya negara Palestina, termasuk solusi dua negara. Sikap tersebut semakin memperumit perdamaian di Timur Tengah. DAY
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Sabtu, 25 Januari 2025 dengan judul ""
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.