RM.id Rakyat Merdeka - Salwan Momika, pria yang memicu protes keras dunia setelah membakar Al Quran di luar Masjid Pusat Stockholm pada tahun 2023, ditembak mati di sebuah apartemen di Södertälje, Stockholm, Rabu (29/1/2025) malam.
Dalam pernyataannya, Polisi Stockholm mengungkap, lima orang telah ditangkap setelah seorang pria berusia 40-an ditembak mati semalam.
Petugas dipanggil untuk menangani dugaan penembakan di sebuah apartemen di Hovsjö, Rabu (29/1/2025) sekitar pukul 23.11 waktu setempat.
Baca juga : Dasco Kecam Penembakan yang Tewaskan 1 WNI oleh Otoritas Maritim Malaysia
Pria yang namanya tidak disebutkan oleh polisi itu ditemukan dengan luka tembak dan dibawa ke rumah sakit. Polisi kemudian mengumumkan, pria tersebut telah meninggal pada Kamis (30/1/2025) pagi.
Media lokal melaporkan, Momika telah melakukan live streaming di media sosial saat dia ditembak.
Momika, seorang warga Irak yang tinggal di Swedia, didakwa pada Agustus 2024, bersama seorang lainnya atas tuduhan agitasi terhadap suatu kelompok etnis sebanyak empat kali pada musim panas tahun 2023.
Baca juga : AHY: Hanya Di Indonesia, Semua Agama Bisa Tenang
"Putusan yang semula akan disampaikan pada Kamis (30/1/2025) itu ditunda setelah salah satu terdakwa dikonfirmasi telah meninggal," kata Pengadilan Distrik Stockholm.
SVT melaporkan, Perdana Menteri (PM) Swedia Ulf Kristersson memastikan keterlibatan Dinas Keamanan Swedia dalam penyelidikan tersebut karena dia melihat adanya risiko kekuatan asing di balik kasus tersebut.
Momika melakukan serangkaian protes anti-Islam, yang memicu kemarahan di banyak negara berpenduduk mayoritas Muslim. Kerusuhan pecah dua kali di kedutaan Swedia di Baghdad. Di tengah pertikaian diplomatik, duta besar Swedia diusir dari kota itu.
Baca juga : Beternak Ayam Di Apartemen
Polisi Swedia telah memberikan izin kepada Momika untuk melakukan protes dengan membakar kitab suci, sesuai undang-undang kebebasan berbicara di negara itu.
Pemerintah kemudian berjanji untuk mencari cara hukum untuk menghapuskan protes yang melibatkan pembakaran teks dalam keadaan tertentu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.