Dark/Light Mode

Perayaan Natal Nasional Partai Demokrat

AHY: Hanya Di Indonesia, Semua Agama Bisa Tenang

Rabu, 22 Januari 2025 09:46 WIB
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat Perayaan Natal Nasional 2024 dan Tahun Baru 2025 Partai Demokrat digelar di Krakatau Ballroom, TMII, Jakarta Timur, Selasa (21/1/2025) malam. Foto: Istimewa
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat Perayaan Natal Nasional 2024 dan Tahun Baru 2025 Partai Demokrat digelar di Krakatau Ballroom, TMII, Jakarta Timur, Selasa (21/1/2025) malam. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Demokrat melaksanakan perayaan Natal Nasional 2024 dan Tahun Baru 2025. Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan kedamaian dan kerukunan di Indonesia harus terus diperjuangkan.

Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih yang juga kader Partai Demokrat juga menghadiri acara itu. AHY sendiri juga menjabat Menteri Koordinator Infrastruktur dan Kewilayahan.

Menteri kader Demokrat lain yang hadir di antaranya Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Sekjen Teuku Riefky Harsya, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman, dan Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan.

Baca juga : Puncak Perayaan Natal Nasional Demokrat Berbagi Kasih Bareng Anak Panti Asuhan

Hadir juga Wakil Ketua MPR RI dan Waketum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).

Dalam sambutannya AHY mengatakan, kerukunan dan kedamaian Natal di Indonesia menebus batas keyakinan. Dia mengatakan semarak dan kebersamaan Natal juga dirayakan oleh umat agama lainnya.

"Natal selalu melambangkan cinta kasih dan juga perdamaian yang diselebrasi dengan sukacita, menyentuh semua kalangan, menembus batas-batas perbedaan dan keberagaman yang kita miliki," kata AHY di Krakatau Ballroom, TMII, Jakarta Timur, Selasa (21/1/2025).

Baca juga : Gelar Natal Bersama Parlemen 2024: Untuk Indonesia Aman, Damai, dan Sejahtera

Dia juga menilai, kerukunan umat meragama yang paling kuat mungkin hanya di Indonesia, yang membuat perbedaan menjadi kekuatan dan menjadikan kedamaian antar sesama warga negara.

"Mungkin hanya di Indonesia yang tercinta ini, semua agama bisa dengan tenang, bisa dengan baik, turut menghadirkan sukacita ketika saudara-saudaranya yang beragama lain merayakan hari besar agamanya," ujarnya.

Menurut AHY, hal tersebut perlu disyukuri dan terus diperjuangkan. Karena kebersamaan dan kerukunan yang tercipta tidak hadir begitu saja, melainkan melewati berbagai bentuk perjuangan.

Baca juga : Puncak Natal 2024 Partai Demokrat Dihadiri Tokoh Dan Petinggi Partai

"Kita harus mensyukuri ini dan harus selalu memperjuangkannya, never take anything for granted, persatuan dan kerukunan tidak hadir begitu saja, ini semua adalah buah perjuangan para pendiri bangsa kita, generasi penduduk pendahulu kita, para pemimpin, dan kita semua yakin anak cucu kita generasi penerus kita juga bisa hidup dengan tenang dengan baik, dengan damai dengan rukun," jelasnya.

Hal itu, kata dia tentu berasal dari perjuangan yang sama sebagai bangsa Indonesia yang tidak ada pada negara-negara lainnya.

"Mengapa tadi saya katakan jangan anggap ini akan terjadi dengan sendirinya tanpa diperjuangkan, lihatlah dunia kita, ternyata tidak semua bangsa di dunia bisa merasakan perdamaian itu, bisa merasakan persatuan dan hanya dengan perdamaian dan persatuan tadi kita bisa melakukan pembangunan, bisa mencapai kemajuan dan kesejahteraan untuk seluruh rakyat," tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.