BREAKING NEWS
 

Kesehatan Pemimpin Vatikan Kritis

Hari Ke-9 Di RS, Paus Sudah Bisa Beristirahat

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Minggu, 23 Februari 2025 22:04 WIB
Pemandangan dari drone menunjukkan gambar Paus Fransiskus yang dipajang dengan pemetaan video digital di Obelisco, Buenos Aires, Argentina, Jumat (21/2/2025). (Foto REUTERS/Martin Cossarini)

 Sebelumnya 
Umat Katholik di seluruh Amerika Latin berdoa untuk Paus Fransiskus. Umat Katholik dari Meksiko hingga Argentina dan dari Pasifik hingga pesisir Atlantik menghadiri misa, menyalakan lilin dan berdoa secara individu untuk kesembuhan Paus.

“Kami berdoa untuknya dengan percaya kepada Tuhan dan berdoa untuk kesehatannya dengan sukacita,” kata Pendeta Argentina Adrian Bennardins, dikutip dari Channel News Asia (CNA), Minggu (23/2/2025).

Baca juga : Beringin Wajibkan Kepala Daerah Ikutan Retreat

Dia memuji Paus karena membuat Gereja Katholik mendunia dengan serangkaian kunjungannya ke seluruh dunia. September 2024, dia mengunjungi Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Singapura, Papua, Papua Nugini dan Timor Leste.

Paus menunjukkan sebagai pemimpin yang dekat dengan umat. Dia juga selalu sederhana, penuh persaudaraan, tanpa mengesampingkan siapa pun.

Baca juga : Kondisi Paus Fransiskus Membaik Di Hari Ke-7 Perawatan

Seperti diketahui, Fransiskus diangkat sebagai Paus sejak tahun 2013. Sekitar 54 persen orang Amerika Latin mengidentifikasi diri sebagai Katholik dalam survei tahun 2024 yang dilakukan oleh lembaga Latinobarometro. Mereka merasa dekat dengan Paus karena kedekatan budaya.

“Karena dia seorang Latino, dia berbicara dalam bahasa kami dan dia berbagi perasaan dengan komunitas Latino. Kami berasal dari budaya yang sama,” kata Grisel Jimenez, yang menghadiri misa di Basilika Guadalupe di Mexico City.

Baca juga : 961 Kepala Daerah Berbaris Masuk Istana

Di negara tetangga Argentina, yakni Brazil, orang-orang juga ikut berdoa. Brazil dikenal sebagai negara Katholik terbesar di dunia. Pemerintah setempat mencatat, jumlah umat Katholik di negara itu mencapai 157 juta jiwa pada tahun 2023.

“Sebagai seorang Katholik, ini bukan hanya tentang menyembah Kristus, tetapi juga berdoa untuk Paus, berdoa untuk gereja kita dan berdoa untuk dunia,” kata jemaat gereja di Sao Paulo, Helio Martins Da Silva. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense