RM.id Rakyat Merdeka - Bryan Johnson (47), miliarder dan pengusaha teknologi asal Amerika Serikat (AS), ingin hidup lebih dari 100 tahun demi keluarga. Untuk itu, ia menjalani pengobatan dengan metode yang berkembang pesat dan melakukan serangkaian terapi untuk memperpanjang umur. Salah satunya, program awet muda.
Dalam cuplikan trailer dokumenter Netflix yang berjudul “Don’t Die: The Man Who Wants to Live Forever”, Johnson menampilkan berbagai upaya agar bisa awet muda. Apa saja kemungkinan yang dapat dilakukan, akan dia jalani. Uang tidak jadi halangan.
Baca juga : Jalani Gaya Hidup Seperti Abad Ke-18
Motivasi di balik usahanya ini karena alasan emosional, yakni masa kecil yang sulit, hubungan yang renggang dengan keluarga dan upayanya untuk menebus waktu yang hilang dengan putra dan ayahnya.
“Saya sangat ingin memiliki banyak kehidupan bersama putra saya. Seratus tahun tidak cukup,” katanya, menyinggung sang putra, Talmage.
Baca juga : Ini Legasi Nana Sudjana Selama 1,5 Tahun Memimpin Jateng
Dalam dokumenter tersebut, Johnson dan Talmage, bersama dengan ayah Johnson, berpartisipasi dalam transfusi plasma multigenerasional pertama. Dalam proses ini, Talmage mendonasikan plasmanya kepada ayah dan kakeknya yang sudah menua.
“Bisa jadi kita akan memasuki masa depan. Kita semua hidup lebih sehat dan lebih lama,” tutur Johnson yang rela menjadi subjek penelitian dan membagikan semua informasi secara daring.
Baca juga : Tinggal Di Kapal Pesiar 25 Tahun
Johnson menamakan program ini Project Blueprint. Dia bekerja sama dengan tim dokter dan spesialis kesehatan yang mengawasi fungsi tubuhnya dan berusaha menghentikan proses penuaan di setiap organ Johnson.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.