Sebelumnya
Hadir juga di acara itu Guru Besar Bidang Keahlian Fisika Material dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yudi Darma. Dia menjadi salah satu dosen penguji calon penerima beasiswa MEXT untuk jenjang S2 dan S3 sejak tahun 2006.
Yudi mengatakan, MEXT adalah skema program Government to Government (G to G). Penerima mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Jepang melalui kerja sama Pemerintah Indonesia.
Yudi termasuk lulusan dari program beasiswa ini. Menurutnya, calon mahasiswa yang mendaftar tidak hanya berasal dari kampus negeri, tapi juga kampus swasta.
Penerima beasiswa program master (S2), akan menjalankan program beasiswa selama 2 tahun. Sementara untuk program doktoral (S3) akan menjalankan program selama 3 tahun.
Baca juga : Kedubes Jepang Turut Berduka Cita Atas Musibah Banjir Jabodetabek
"Untuk mahasiswa S2 dan S3 didorong untuk menjadi Research Student di bidang Teknik, Sains, Kedokteran, Pertanian dan lainnya. Jadi semua bidang di-cover oleh beasiswa ini," ujarnya.
Yudi menilai, hubungan Indonesia Jepang berjalan sangat harmonis dan bagus. Kedua negara memiliki historis yang baik. Program peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu program yang rutin dilakukan setiap tahunnya.
Banyak kesempatan belajar yang ditawarkan Pemerintah Jepang kepada Indonesia, salah satunya lewat program MEXT. Yudi berharap, para penerima beasiswa menjadi jembatan untuk menguatkan hubungan Indonesia - Jepang melalui sains dan teknologi.
"Kami berharap kegiatan ini terus berlangsung dan menciptakan hal-hal yang baik di jepang, sehingga bisa dicontoh, dipelajari untuk diaplikasikan ke Indonesia," harapnya.
Baca juga : Pram-Doel Bakal Tambah Jumlah Kuota Penerima Bansos KJMU 2025
Perwakilan penerima beasiswa MEXT, Sada Muhammad Alfa Dhaniswara mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Pemerintah Jepang. Baginya, ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga tanggung jawab.
Acara pelepasan dilanjutkan dengan acara foto bersama, serta orientasi mahasiswa.
Dari 55 orang penerima beasiswa Monbukagakusho, ada 33 Research Student, yakni, program untuk menjadi peneliti di universitas pascasarjana Jepang. Apabila lulus tes masuk universitas, dapat melanjutkan menjadi mahasiswa reguler S2/S3.
Sebelas pelajar Indonesia lainnya adalah Pelajar Kosen (D3), yakni program untuk belajar di Jepang dan menjadi mahasiswa College of Technology Jepang. Sepuluh orang adalah Pelajar Senshu (D2), yakni program untuk belajar di Jepang dan menjadi mahasiswa Specialized Training College Jepang.
Baca juga : Dukung Asta Cita Pendidikan, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi
Satu orang pelajar adalah Pelajar Gakubu (S1), yakni program untuk belajar di universitas Jepang dan menjadi mahasiswa Gakubu (S1).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.