RM.id Rakyat Merdeka - Gempa bumi berkekuatan 7,1 magnitudo mengguncang Tonga pada Senin dini hari waktu setempat (31 Maret 2025). Gempa ini terjadi sekitar 100 kilometer timur laut pulau utama Tonga, Tongatapu, dengan kedalaman 10 kilometer.
Pacific Tsunami Warning Center di Hawaii sempat mengeluarkan peringatan tsunami, memperingatkan kemungkinan gelombang berbahaya di sepanjang pantai dalam radius 300 kilometer dari pusat gempa. Namun, peringatan tersebut kemudian dicabut, dan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan atau korban.
Baca juga : Sapa Pemudik Di Tol Kalikangkung, Kapolri Pesan Utamakan Keselamatan
Setelah gempa berkekuatan 7,1 magnitudo mengguncang Tonga, warga setempat merespons dengan cepat. Sirene peringatan tsunami terdengar di seluruh wilayah, dan banyak penduduk segera bergerak menuju tempat yang lebih tinggi atau ke pedalaman untuk menghindari potensi bahaya.
Tonga Meteorological Service juga mengimbau warga untuk mencari perlindungan di lantai tiga bangunan beton yang kokoh jika memungkinkan. Meskipun peringatan tsunami akhirnya dicabut, langkah cepat warga menunjukkan kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi bencana alam yang sering terjadi di wilayah ini.
Kronologi Gempa Tonga
Baca juga : Puan Maharani: TNI Tetap Dilarang Berbisnis dan Berpolitik
Gempa terjadi di tengah malam, membangunkan warga yang langsung berusaha memahami kondisi. Pacific Tsunami Warning Center segera mengeluarkan peringatan tsunami untuk area dalam radius 300 kilometer dari pusat gempa, namun akhirnya dicabut setelah penilaian lebih lanjut.
Respons Warga
Warga langsung bergerak menuju tempat tinggi atau area aman. Sirene peringatan membunyikan tanda bahaya di berbagai wilayah. Ketegangan berangsur reda setelah peringatan tsunami dicabut dan pemerintah mengonfirmasi tidak adanya kerusakan besar atau korban jiwa.
Baca juga : Jelang Mudik Lebaran, Harus Dianggarkan Kegiatan Rampcheck
Tonga, yang terdiri dari 171 pulau, berada di wilayah Cincin Api Pasifik, sehingga sering mengalami aktivitas seismik. Jumlah penduduk sekitar 100.000 orang, yang sebagian besar tinggal di pulau utama Tongatapu. Negara ini terletak lebih dari 3.500 kilometer dari pantai timur Australia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.