Dark/Light Mode

Pembelakan Menteri Di Akmil: Satu Komando Di Bawah Arahan Presiden

Jumat, 25 Oktober 2024 19:19 WIB
Pembekalan menteri di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. (Foto : Ist)  
Pembekalan menteri di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. (Foto : Ist)  

RM.id  Rakyat Merdeka - Langkah Presiden Prabowo Subianto menggembleng para menteri latihan baris-berbaris hingga makan seperti prajurit di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah dinilai sebagai cara untuk menanamkan empati terhadap kebutuhan rakyat dan mengharmonikan gerak langkah bersama sesuai arahan komandan.

Artinya semua anggota kabinet merah putih harus tunduk pada satu komando presiden, yaitu Prabowo dalam mencapai tujuan bersama untuk bangsa dan negara tanpa terkecuali.

"Inilah nilai luhur keteguhan prinsip, menteri adalah pembantu presiden, dan presiden memikul mandat rakyat Indonesia untuk menakhodai perjalanan bangsa menuju ke arah yang lebih baik," kata Anggota DPR dari Fraksi PDIP, TB Hasanuddin dalam keterangannya, Jumat (25/10).

Baca juga : Ikut Pembekalan Di Akmil, Airlangga: Semua Jajaran Kabinet Semangat Dan Solid

Para menteri juga diharuskan mengikuti apel pagi dan hadir tepat waktu dalam kegiatan pembekalan. Hasan menyebut hal itu merupakan pembentukan para menteri untuk memikul tanggung jawab sebagai pelayan rakyat.

"Menteri harus selalu sigap bekerja dalam kondisi prima, memiliki kedisiplinan tinggi, dan semangat bekerja keras," ujar Hasan.

Tak hanya itu, dalam pembekalan para menteri juga mengikuti makan bersama dengan menggunakan peralatan makan prajurit (misting) yang sederhana dan terbuat dari aluminium tipis.

Baca juga : Ibas: Pembinaan Kabinet Merah Putih Di Akmil Perkuat Pemahaman Visi Misi

"Peralatan makan dan sajian makanan merefleksikan apa yang dimakan oleh para prajurit TNI ketika menjaga kedaulatan negara dan juga rakyat biasa, sebuah kesederhanaan yang mencukupi," tuturnya.

Lauk pauk yang tersedia pun sederhana. Para menteri memakan pangan yang terdiri dari nasi, sayuran, dan lauk tempe dan tahu atau seiris daging sebagai asupan protein.

"Bagi saya, ini adalah upaya penting menanamkan empati yang lebih kuat di benak para anggota kabinet terhadap kebutuhan rakyat Indonesia," ucap Hasan.

Baca juga : Menteri Sjafrie Perkuat Kerja Sama Pertahanan

Pada Sidang Kabinet Paripurna perdana di Kantor Presiden, Rabu (23/10), Prabowo berharap pembekalan para menteri di Akmil bisa membawa aura tradisi keberanian hingga heroisme bagi menteri kabinet, karena Magelang merupakan daerah sentra perlawanan pada masa penjajahan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.