Sebelumnya
Singkat cerita, perang Rusia Vs Ukraina mengganggu perjalanan udara di wilayah tersebut secara signifikan, dengan banyak rute, termasuk rute antara Rusia dan Ukraina, ditangguhkan atau ditutup.
Perjalanan alternatifnya adalah kereta api atau bus. Atau, bisa juga terbang ke kota Ukraina yang berbeda. Lalu melakukan perjalanan ke Zaporozhye dengan cara lain.
Tapi, lagi-lagi karena masalah keamanan, naik kereta, ternyata juga tidak disarankan. Alasannya? Karena konflik ini, juga berdampak pada gangguan infrastruktur, yang berimbas pada layanan kereta langsung dari Moskow ke Zaporozhye.
Berdasarkan info yang saya himpun, perang ini turut memicu kerusakan dan gangguan signifikan pada infrastruktur kereta api, termasuk jembatan dan rel. Akibatnya, perjalanan antara kedua kota ini dengan kereta api menjadi sangat sulit, jika tidak mustahil.
Baca juga : Ke RNC, Tips Mengenal Negeri Beruang Putih
Konflik ini menimbulkan risiko keamanan signifikan untuk perjalanan, sehingga membahayakan kereta api yang beroperasi di wilayah tersebut. Termasuk adanya potensi, bahkan laporan sabotase dan serangan terhadap infrastruktur kereta api, yang selanjutnya mengganggu perjalanan dan membuatnya tidak aman.
Belum lagi, adanya isu, karena pasukan Rusia juga menggunakan jaringan kereta api untuk keperluan militer. Juga, adanya laporan bangunan stasiun kereta yang rusak akibat konflik militer Rusia-Ukraina ini.
Secara umum, dari coba-coba browsing yang saya lakukan, pesan yang muncul begini; “Mengingat konflik yang sedang berlangsung, bepergian ke, atau dari Zaporozhye, amat berbahaya. Sehingga sangat disarankan menghindari perjalanan ke daerah tersebut, kecuali benar-benar diperlukan!” “Well... Bismillah...,” gumam saya.
Jadilah mobil adalah pilihan paling “tepat”, menuju Zaporozhye dari Moskow. Tepat pukul 07:00, mobil yang saya tumpangi berangkat. Masih diguyur salju, kali ini sedikit lebih lebat.
Baca juga : BNN Tetap Profesional Memberantas Narkoba
Di pemberhentian pertama untuk istirahat sekadar membeli sarapan (karena di hotel check out di pagi buta, sehingga tak sempat sarapan), saya menyempatkan keluar minimarket, sekadar menyapa salju pagi ini.
Sekitar 20-an menit, kami berangkat lagi, melanjutkan perjalanan. Namun perjalanan kami rutin berhenti untuk urusan keperluan ke toilet, di setiap ada pom bensin atau minimarket. Sisanya, hanya terus jalan, menikmati pemandangan, ngobrol dengan teman di samping, atau tertidur.
Saya sebenarnya berusaha menahan kantuk, agar bisa menikmati pemandangan, terutama rumah-rumah di pinggir jalan tol yang kadang kami lewati. Sesekali saya foto, terutama ketika saya melihat bangunan-bangunan yang saya anggap menarik.
Namun karena lelah, akhirnya saya tertidur juga. Apalagi saat malam hari, karena pemandangan gelap, tidur pun makin lelap. Saya dibangunkan saat tiba di pos perbatasan dan memasuki kawasan Ukraina. Tepatnya di Perbatasan Veselo-Voznesenka. “Tolong siapkan paspor,” kata teman Rusia saya.
Baca juga : Menteri Transmigrasi Sampaikan Pesan Presiden untuk Bangun Papua
Di sini, ternyata saya dan beberapa teman semobil diminta memasuki pos, menemui petugas, satu per satu. Saat tiba giliran saya, saya ditanya soal tujuan, tempat akan menginap. Petugasnya ramah, karena mudah tersenyum. Beda dengan anggapan umum, kalau orang Rusia jarang tersenyum.
Usai pemeriksaan, saya kembali ke mobil dan melanjutkan perjalanan. Ternyata, pemeriksaan tadi memakan waktu sekitar 30-an menit. “Padahal biasanya hanya cek paspor biasa saja. Kadang juga langsung melintas, dengan hanya menunjukkan paspor,” ujar teman Rusia saya lagi.
Anyway, mobil kembali melaju. Saat terbangun, saya diberitahu, kami sudah tiba di sebuah penginapan di Kyrylivka, kawasan Melitopol, Zaporozhye! Saat melihat ke jam di HP saya, waktu menunjukkan pukul 06:30 waktu setempat. Jadi saya sudah menempuh perjalanan darat Moskow- Zaporozhye 24 jam!! (Bersambung)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.