Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kunjungi Zaporozhye, Kawasan Ukraina Yang Bergabung Ke Rusia (1)
Ke RNC, Tips Mengenal Negeri Beruang Putih
Senin, 7 April 2025 07:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pada 15-24 Maret 2025, jurnalis Rakyat Merdeka & RM.id, Muhammad Rusmadi mengunjungi kawasan Zaporozhye, wilayah Ukraina yang sudah bergabung dengan Federasi Rusia melalui referendum. Kawasan yang sempat menjadi wilayah pertempuran sengit Rusia vs Ukraina ini jaraknya hanya sekitar 5 kilometer dekat garis pertempuran, yang kini masih terus terjadi. Berikut laporannya.
Take off dari Jakarta dengan maskapai Turkish Airlines Jumat, 14 Maret 2025, pukul 21:05 WIB, lalu transit di Istanbul, Turki, sekitar pukul 05:00 hingga pukul 08:00 waktu setempat, saya mendarat di Moskow, ibu kota Rusia, Sabtu, 15 Maret 2025 sekitar pukul 12:00 siang waktu setempat. Total, sekitar 15 jam penerbangan, termasuk 3 jam transit.
Tujuan saya, sebenarnya berkunjung ke kawasan Zaporozhye. Demikian Rusia menyebutnya. Sementara Ukraina, menyebutnya Zaporizhzhia. Perbedaan penyebutan ini menjadi sensitif, dalam suasana perang kedua negara.
Baca juga : Kapolri Pastikan Ada Angin Segar di Tengah Gelombang PHK
Zaporozhye terletak di Ukraina, namun melalui referendum pada 23-27 September 2022, wilayah ini dinyatakan sah bergabung dengan Rusia. Karena hasil referendum menyatakan, 93 persen warga di sini memilih bergabung ke Rusia ketimbang ke Ukraina.
The Russia National Centre (RNC) di kawasan 14 Krasnopresnenskaya Embankment, Moskow. [Foto: Rusma/Rakyat Merdeka/RM.id]
Saat di Moskow, selain memanfaatkan waktu melihat-lihat berbagai tempat bersejarah ibu kota dari negara terluas di muka bumi ini, saya berkesempatan mengunjungi The Russia National Centre (RNC) atau Pusat Nasional Rusia, di kawasan 14 Krasnopresnenskaya Embankment, Moskow.
Tempat ini, penting bagi siapa saja yang ingin mengetahui Rusia dengan sejarah dan perkembangannya hingga kini, dalam waktu singkat. Sebab, RNC adalah tempat memamerkan berbagai pencapaian utama negara ini. Termasuk perkembangan inovatif, serta tempat bersejarah dan budaya. Tempat ini juga menyelenggarakan acara pendidikan ilmiah, sekaligus bisnis.
Baca juga : Kasus Korupsi CPO, Pakar: Hanya BPK Yang Bisa Tentukan Kerugian Keuangan Negara
RNC yang berdiri di area 37.000 meter persegi ini, didirikan atas Perintah Presiden Rusia Vladimir Vladimirovich Putin, pada 2024 lalu. Singkatnya, melalui perintah Kepala Pemerintah Federasi Rusia atau Perdana Menteri Mikhail Mishustin, strategi memamerkan berbagai pencapaian Rusia di berbagai sektor ekonomi dan budaya pun disetujui. Termasuk bersama dengan promosi nilai-nilai spiritual dan moral tradisional.
Presiden Rusia, Vladimir Putin (kedua kanan) di salah satu booth di The Russia National Centre (RNC), Rabu, 26 Maret 2025. [Foto: en.kremlin.ru]
Sasaran dan tujuan strategi ini juga mencakup promosi bahasa Rusia, peningkatan kesadaran internasional akan sejarah dan pencapaian berbagai wilayah di Negeri Beruang Putih, menampilkan pengalaman unik Rusia dalam hidup berdampingan di antara berbagai bangsa dan kelompok etnis, sambil tetap melestarikan identitas budaya mereka.
Selain itu, tempat ini juga mempopulerkan produk pariwisata Rusia dan meningkatkan daya tariknya di bidang pariwisata, mengembangkan ekowisata, mempromosikan barang dan jasa Rusia, serta meningkatkan pengakuan internasional.
Baca juga : Ribuan Tamu Antusias Cicipi Makanan Negeri Sakura
Dipadu dengan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, setiap booth RNC ini siap menggugah setiap pengunjung, mengundang decak kagum pada sederet pencapaian negeri, yang mencakup seperdelapan luas daratan bumi ini!
Elena Smirnova, saat memandu dan memberikan penjelasan kepada pengunjung di The Russia National Centre (RNC). [Foto: Rusma/Rakyat Merdeka/RM.id]
“Negeri kami sangat luas, terbesar di dunia, membentang sepanjang Asia Utara dan sebagian Eropa timur, dengan 11 zona waktu,” jelas Elena Smirnova, sang pemandu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya