RM.id Rakyat Merdeka - Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi menghadiri upacara pemakaman Paus Fransiskus di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Sabtu (26/4/2025). Sebelum prosesi pemakaman dimulai, Jokowi yang didampingi mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Gereja Katolik sedunia itu.
Dari video yang dikirimkan ajudan Jokowi, Kompol Syarief M Fitriansyah kepada Rakyat Merdeka, terlihat eks Wali Kota Solo itu, sudah tiba di Basilika Santo Petrus sejak pagi. Ia didampingi Jonan, Thomas dan Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai. Mereka hadir sebagai utusan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri upacara pemakaman Paus Fransiskus. Mereka mengenakan setelan jas lengkap dengan peci hitam.
Dalam salah satu foto, Jokowi berdiri di antara Thomas, Jonan dan Pigai. Mereka berdiri di halaman terbuka Basilika Santo Petrus, tempat jenazah Paus Fransiskus disemayamkan.
Di latar belakang, ribuan pelayat memenuhi area Lapangan Santo Petrus. Deretan kursi berjajar rapi disediakan untuk tamu undangan khusus. Di atas atap-atap bangunan tampak berjajar patung-patung dengan latar langit biru.
Baca juga : Jokowi Hingga Jonan Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus Di Vatikan
Sesaat kemudian, Jokowi, Jonan, dan Thomas melangkah masuk ke dalam Basilika Santo Petrus. Sementara itu, Pigai bergabung dengan Duta Besar RI untuk Vatikan Trias Kuncahyono ke area kursi tamu yang telah disediakan.
Jokowi berjalan dengan tenang menuju peti jenazah Paus Fransiskus, yang telah disegel sejak malam sebelumnya. Setelah berhenti sejenak, mantan Gubernur DKI Jakarta itu memberikan penghormatan terakhir. Ia berdiri khidmat, menundukkan kepala, dan mengangkat kedua tangannya. Di sampingnya, Jonan tampak larut dalam keharuan.
Di dalam Basilika, suasana khusyuk menyelimuti prosesi. Sejumlah uskup, biarawati, dan para tamu undangan larut dalam doa. Sementara Garda Swiss berdiri tegak memegang semacam tombak tak jauh dari peti jenazah.
Peti Paus Fransiskus terbuat dari kayu sederhana berwarna cokelat mengilap. Peti itu ditempatkan di atas panggung merah berhias permadani. Di belakangnya, pilar-pilar megah Basilika Santo Petrus yang berusia ratusan tahun.
Baca juga : Ignasius Jonan Hadiri Misa Dan Beri Penghormatan Terakhir Untuk Paus Fransiskus
Berbeda dari tradisi pemakaman paus sebelumnya, Paus Fransiskus menolak penggunaan tiga peti berlapis (kayu cemara, timah, dan kayu ek). Ia memilih satu peti kayu berlapis seng.
Seusai beri penghormatan terakhir, Jokowi dan Jonan berbincang singkat dengan para pejabat Vatikan sebelum meninggalkan Basilika. Raut wajah keduanya menunjukkan kesedihan mendalam atas kepergian Paus.
Jonan mengenang pertemuannya dengan Paus Fransiskus melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan itu, Jonan membagikan dua foto. Satu saat dirinya berdiri di depan peti jenazah Paus Fransiskus di Basilika Santo Petrus, Vatikan. Satu lagi lagi saat Jonan bertemu Paus Fransiskus bersama Presiden Jokowi di Istana, Jakarta, pada 4 September 2024. Pertemuan itu berlangsung saat Paus Fransiskus melakukan perjalanan Apostilik ke Asia dan Pasifik.
“Kami bertiga berjumpa lagi dalam suasana yang berbeda. Kami pertama kali bertemu hampir delapan bulan lalu dalam kunjungan kenegaraan di Jakarta. Pada akhirnya, Bapak @jokowi dan saya membalas kunjungan Bapa Suci @franciscus dengan menyapa dan memberikan penghormatan terakhir kepada beliau di Basilika Santo Petrus, Vatikan," tulis Jonan dalam unggahannya.
Baca juga : Pemakaman Paus Digelar Sabtu, Presiden Utus Jokowi, Jonan, 1 Menteri & 1 Wakil Menteri
Sehari sebelumnya, Jonan mengikuti misa penghormatan terakhir kepada Paus Fransiskus.
Dalam video yang dibagikan kepada Rakyat Merdeka, Jonan menyampaikan telah mengikuti misa di Basilika Santo Petrus dan juga melihat dari dekat jenazah Paus Fransiskus. Ia mengajak semua umat untuk mendoakan Paus Fransiskus agar diterima di surga bersama para kudus.
"Dengan sedih hati, marilah kita mendoakan agar beliau dapat tinggal bersama para kudus di surga," ujar Jonan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.