Dark/Light Mode

Ignasius Jonan Hadiri Misa Dan Beri Penghormatan Terakhir Untuk Paus Fransiskus

Sabtu, 26 April 2025 08:06 WIB
Mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan di depan Casa Santa Marta, di Vatikan, kediaman sederhana yang dipilih Paus Fransiskus selama masa kepausannya. (Foto: Ist)
Mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan di depan Casa Santa Marta, di Vatikan, kediaman sederhana yang dipilih Paus Fransiskus selama masa kepausannya. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan tiba di Vatikan, Jumat (25/4/2025), untuk menghadiri prosesi pemakaman Paus Fransiskus. Jonan diutus langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, bersama Presiden ke-7 Joko Widodo, Menteri HAM Natalius Pigai, dan Wakil Menteri Keuangan Tommy Djiwandono, sebagai perwakilan resmi Indonesia.

Setibanya di Bandara Fiumicino, Roma, Jonan langsung menuju Basilika Santa Maria Maggiore, di pusat kota Roma. Basilika Santa Maria Maggiore adalah tempat jenazah Paus Fransiskus akan dimakamkan. Udara sore terasa sejuk, dengan langit biru cerah menaungi basilika yang berdiri megah. Jemaat dan peziarah dari berbagai negara tampak memadati area sekitar.

Setelah berziarah di Basilika Santa Maria Maggiore, Jonan melanjutkan perjalanan ke Basilika Santo Petrus di Vatikan untuk mengikuti misa penghormatan terakhir kepada Paus Fransiskus. Ribuan umat berkumpul, bergantian memberi penghormatan kepada jenazah Paus yang disemayamkan di basilika termegah tersebut.

Baca juga : Jonan Tiba Di Roma, Wakili Indonesia Di Pemakaman Paus Fransiskus

Dalam foto yang dibagikan kepada media, Jonan terlihat berdiri di depan Casa Santa Marta, kediaman sederhana yang dipilih Paus Fransiskus selama masa kepausannya. Mengenakan setelan jas hitam dan kemeja putih, Jonan tampak khidmat. Ia juga bertemu dengan Duta Besar RI untuk Vatikan, Trias Kuncahyono.

Dalam video yang dibagikan kepada Rakyat Merdeka, Jonan tampak berdiri di depan Casa Santa Marta, kompleks sederhana di dalam Vatikan yang selama ini menjadi kediaman Paus Fransiskus. Mantan Dirut PT KAI itu berdiri dengan tangan terlipat di depan tubuhnya.

"Saya berkesempatan mengikuti misa di Basilika Santo Petrus dan juga melihat dari dekat jenazah Paus Fransiskus. Dengan sedih hati, marilah kita mendoakan agar beliau dapat tinggal bersama para kudus di surga," kata Jonan. 

Baca juga : Terus Jaga, Momentum Peningkatan Eksplorasi Migas Indonesia

Jonan kemudian mengenang kesederhanaan Paus Fransiskus yang lebih memilih tinggal di Casa Santa Marta ketimbang di istana megah Vatikan. Sambil menunjuk ke arah gedung di belakangnya, Jonan menambahkan, gedung yang disebut Casa Santa Marta adalah apartemen yang biasanya diperuntukkan bagi imam senior atau para kardinal. 

"Ini menunjukkan kesederhanaan hidup beliau selama masa kepausannya," ungkap Jonan. 

Ia mengajak semua umat untuk mendoakan Paus Fransiskus agar diterima di surga bersama para kudus. Mantan Menteri Perhubungan itu mengungkapkan akan kembali mengikuti prosesi pemakaman pada Sabtu (26/4/2025). 

Baca juga : Prabowo Utus Jokowi hingga Jonan Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus Di Vatikan

"Terima kasih dan sampai jumpa besok pukul 10 pagi di Basilika Santo Petrus untuk mengikuti upacara pemakaman Paus Fransiskus. Salam dari Vatikan Roma."

Paus Fransiskus wafat pada Senin, 21 April 2025, di usia 88 tahun, setelah hampir 12 tahun memimpin Gereja Katolik dunia. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.