RM.id Rakyat Merdeka - Kebakaran hutan di perbukitan Yerussalem, Rabu (30/4/2025), makin menyebar. Israel menyatakan status darurat nasional dan telah menerjunkan militer untuk membantu tim pemadam kebakaran demi menjinakkan si jago merah.
Kebakaran yang makin meluas akibat hembusan angin dan keringnya area semak dan hutan, membuat jalan yang menghubungkan Yerusalem ke Tel Aviv terputus. Ribuan orang juga telah mengungsi.
Baca juga : Nasional Demokrat Target Mampu Menembus 3 Besar
“Kita menghadapi keadaan darurat nasional dan semua pasukan harus dimobilisasi untuk menyelamatkan nyawa dan mengendalikan kebakaran,” kata Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, dilansir dari Al Arabiya, Kamis (1/5/2025).
Polisi Israel telah menutup jalan raya utama Yerusalem-Tel Aviv dan mengevakuasi penduduk di sepanjang rute tersebut. Pasalnya, kebakaran hutan kembali terjadi di daerah yang dilanda kebakaran seminggu yang lalu.
Baca juga : Syawal Sampai Tanggal Berapa? Ini Batas Akhir Puasa Syawal 2025
Badan layanan darurat Israel, Magen David Adom mengatakan, tidak ada korban yang dilaporkan. Namun, petugas medis merawat sedikitnya 20 orang yang mengalami luka ringan.
Pemerintah Israel juga telah meminta negara sahabat mengirimkan bantuan. Kroasia adalah negara pertama yang merespons. Negara itu akan mengirim pesawat Canadair CL-415 menjelang malam. Begitu juga dengan Italia, akan mengirimkan pesawat sejenis.
Baca juga : Ketua DPR RI Dorong Dunia Tekan Israel Stop Agresi Ke Palestina
Pesawat-pesawat ini dikenal sebagai “Super Scoopers.” Mereka dapat mengambil air langsung dari danau atau laut dan melepaskannya ke api. Kroasia juga menggunakan pesawat yang lebih kecil, seperti Air Tractor AT-802, yang dapat beroperasi di daerah yang sulit dijangkau.
Rumania akan mengirim dua pesawat, meliputi pesawat pemadam kebakaran dan dukungan logistik untuk menangani api. Sementara, Spanyol akan mengirim dua pesawat dan Prancis mengirim satu pesawat. Tim pemadam kebakaran internasional mulai beroperasi pada Kamis (1/5/2025) waktu setempat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.