BREAKING NEWS
 

Warga AS Penganut “Kabur Aja Dulu” Lega

Trump Tak Mau Maju Lagi Di Pilpres 2028

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Selasa, 6 Mei 2025 04:05 WIB

 Sebelumnya 
Berdasarkan Konstitusi AS, Amandemen ke-22 menyebutkan, tidak seorang pun boleh dipilih untuk jabatan Presiden lebih dari dua kali. Trump mengatakan, ada metode yang dapat dilakukan untuk membuatnya bisa menjabat periode ketiga.

Salah satu skenario adalah Wapres Vance akan mencalonkan diri dalam Pilpres 2028 dan memenangkan pemilu tersebut. Jika sudah menang,Vance bisa menyerahkan posisi itu kepada Trump.

Baca juga : Prabowo: Kalau Kecewakan Rakyat, Saya Malu Maju Lagi di Pilpres 2029

“Tetapi ada juga yang lain,” ujar Trump tanpa menyebutkan detailnya.

Mengenai skenario mengubah Konstitusi AS untuk menghapus batasan dua periode, sepertinya akan sangat sulit. Karena memerlukan dua pertiga suara Kongres atau dua pertiga negara bagian yang setuju mengadakan konvensi konstitusional untuk mengusulkan perubahan. Namun, kedua cara tersebut memerlukan ratifikasi dari tiga perempat negara bagian.

Baca juga : Zulhas Ucapkan Selamat Prabowo Jadi Ketum Kembali & Maju Pilpres 2029

Sekutu Trump, Steve Bannon mengatakan dalam sebuah wawancara di News Nation pada April lalu, dia yakin Trump akan mencalonkan diri dan menang lagi pada Pilpres 2028. Bannon mengatakan, dia memikirkan beberapa alternatif untuk menentukan bagaimana Trump dapat menuju masa jabatan ketiga, meski masa jabatan Presiden AS saat ini dibatasi maksimal dua periode.

Adsense

“Kata-kata Amandemen ke-22 akan melemahkan argumen apapun yang menyatakan bahwa masa jabatan Trump yang tidak berturut-turut memberinya pengecualian terhadap batas dua periode,” ujar Profesor Institut Hukum Konstitusi di Fakultas Hukum Universitas Chicago, William Baude.

Pindah Ke Eropa

Baca juga : Warga Jakarta Diimbau Jaga Ketertiban Selama Masa Tenang Pilgub 2024

Setelah Trump kembali terpilih, banyak warga minoritas di AS yang merasa khawatir kebijakan AS membatasi haknya mereka. Banyak dari mereka yang memilih kabur ke Eropa karena merasa identitas dan hak mereka terancam.

Dilansir Reuters, Minggu (4/5/2025), warga AS banyak mempertimbangkan pindah ke Portugal atau Spanyol. Baik menggunakan visa pelajar, visa pensiun atau digital nomad.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense