Sebelumnya
Visa pensiun memberikan kesempatan bagi pensiunan untuk tinggal di luar negeri tanpa bekerja. Sedangkan visa digital nomad, memungkinkan seorang profesional bekerja jarak jauh dari berbagai daerah atau berbagai negara.
Data visa dan kewarganegaraan, serta wawancara Reuters dengan delapan perusahaan relokasi, mengindikasikan adanya peningkatan jumlah orang AS yang mempertimbangkan pindah ke Eropa setelah terpilihnya Trump. Meski angkanya masih sangat kecil untuk negara berpenduduk 340 juta orang.
Contohnya, permohonan paspor Irlandia di AS mencapai level tertinggi dalam satu dekade pada dua bulan pertama tahun ini. Rata-rata, permohonan bulanan pada Januari dan Februari hampir mencapai 4.300. Naik sekitar 60 persen dari tahun lalu, menurut data Departemen Luar Negeri Irlandia.
Baca juga : Prabowo: Kalau Kecewakan Rakyat, Saya Malu Maju Lagi di Pilpres 2029
Di Prancis, permohonan visa tinggal jangka panjang dari warga AS meningkat menjadi 2.383 dalam tiga bulan pertama 2025, dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu, yakni 1.980.
Di Inggris, aplikasi paspor dari warga AS dalam tiga bulan terakhir 2024 mencapai 1.700. Ini rekor tertinggi dalam dua dekade terakhir.
Perusahaan relokasi dan situs web yang membantu orang berimigrasi mengatakan, pada waktu tertentu dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah besar orang AS telah menunjukkan minat pindah ke luar negeri, dengan alasan perpecahan politik dan kekerasan senjata.
Baca juga : Zulhas Ucapkan Selamat Prabowo Jadi Ketum Kembali & Maju Pilpres 2029
Penasihat Imigrasi Italia Marco Permunian yang juga Pendiri Bantuan Kewarganegaraan Italia, mengatakan, terpilihnya Presiden Joe Biden dari Partai Demokrat pada tahun 2020 juga menyebabkan peningkatan minat warga keluar negeri, terutama dari para pemilih Partai Republik.
Kini, sebagian besar perusahaan relokasi yang berbicara dengan Reuters mengatakan, ada lonjakan minat yang lebih besar sejak Trump kembali ke Gedung Putih.
Banyak yang prihatin atas arah kebijakan dan masalah sosial Pemerintah AS. Sementara, platform seperti Blaxit melaporkan lonjakan pengunjung dan anggota berbayar setelah Pemilu.
Baca juga : Warga Jakarta Diimbau Jaga Ketertiban Selama Masa Tenang Pilgub 2024
Platform Blaxit membantu warga kulit hitam AS pindah ke luar negeri. Warga AS tetap tertarik pindah, meski situasi politik dibeberapa negara Eropa juga mengkhawatirkan.
Platform Expat.com mencatat kenaikan 26 persen permintaan dari warga AS dalam dua tahun terakhir. Namun, proses pindah tidak mudah.
Beberapa hambatannya, yakni sulitnya mendapatkan pekerjaan, perbedaan gaji, pembatasan kerja jarak jauh dan pajak AS yang mencakup penghasilan global menjadi tantangan utama. Meski begitu, minat warga AS meninggalkan negaranya, tetap tinggi. Terbukti dari beberapa pembelian properti yang dilakukan, bahkan tanpa kunjungan langsung.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.