Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Warga Jakarta Diimbau Jaga Ketertiban Selama Masa Tenang Pilgub 2024
Rabu, 20 November 2024 18:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi menyerukan warga Jakarta menjaga suasana aman dan kondusif menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 27 November 2024.
Pj. Gubernur Teguh mengingatkan bahwa masa tenang, yang dimulai pada 24 November hingga hari pencoblosan, adalah periode krusial yang harus dihormati oleh seluruh pihak.
“Saya mengajak semua elemen masyarakat, para peserta Pilkada, dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga suasana kondusif selama masa tenang. Dengan begitu, kondisi Jakarta tetap aman, tertib, dan damai. Warga Jakarta bisa menggunakan hak pilihnya dengan aman dan nyaman,” ujar Pj. Gubernur Teguh dalam Apel Siaga Pengawasan Tahapan Masa Tenang, Pemungutan, dan Penghitungan Suara, yang berlangsung di Area Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2024).
Baca juga : Golkar Jakarta Pede Pasangan Rido Menang Satu Putaran di Pilkada 2024
Pada apel yang dihadiri berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan ini, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bertindak sebagai Inspektur Upacara. Acara tersebut menjadi momentum penting dalam memastikan kesiapan seluruh pihak, termasuk aparat keamanan, untuk menjaga stabilitas selama tahapan Pilkada berlangsung.
Teguh juga menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk mendukung proses demokrasi yang jujur, adil, langsung, umum, bebas, dan rahasia. Ia berharap semua warga menggunakan hak pilih mereka untuk menentukan pemimpin terbaik bagi Jakarta.
“Kami imbau para pasangan calon dan pendukungnya untuk tidak melakukan kegiatan kampanye dalam bentuk apa pun selama masa tenang. Ini demi terciptanya suasana damai dan Pilkada yang bermartabat,” tambahnya.
Baca juga : Rayakan Hari Jadi Ke-66, Rektor Unisba Selesaikan Masa Tugasnya
Pilkada Serentak 2024 adalah pesta demokrasi terbesar dalam sejarah Indonesia, melibatkan 508 kabupaten/kota dan 37 provinsi. Dalam apel tersebut, Wakil Presiden Gibran menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kedamaian, termasuk mencegah potensi konflik yang dapat mengganggu jalannya pemilihan.
“Jika ada potensi konflik, sekecil apa pun, segera selesaikan. Jangan sampai membesar dan menimbulkan korban jiwa,” tegas Wapres Gibran.
Ia juga mengingatkan bahwa keberagaman adalah kekuatan bangsa. Perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi yang sehat dan harus dipandang sebagai hal wajar.
Baca juga : Kader Muda Muhammadiyah Dukung Mas Pram-Bang Doel
Bawaslu diminta untuk menjalankan fungsi pengawasan dengan tegas dan adil. Sinergi dengan KPU, TNI, Polri, dan masyarakat juga menjadi kunci suksesnya Pilkada.
“Mari bersama menjaga situasi yang kondusif dan menjaga netralitas, sehingga pesta demokrasi ini menghasilkan pemimpin daerah yang sesuai harapan rakyat,” tegas Gibran.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya