RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi berharap Indonesia dapat mempelajari pendidikan inklusif dari Jepang. Hal itu disampaikan Dubes Heri saat menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan National University Corporation Tsukuba University of Technology (NTUT) di Gedung KBRI Tokyo, Jepang, Kamis (22/5/2025).
“Kami di KBRI Tokyo sangat menantikan implementasi dari kerja sama ini dan berkomitmen memberikan dukungan penuh agar kerja sama ini dapat berjalan sukses,” harap Dubes Heri dalam keterangan tertulisnya, Minggu (25/5/2025).
Baca juga : Teken 12 Kerja Sama, Indonesia-China Seperti Saudara
Kerja sama ini difokuskan pada pendidikan disabilitas, penelitian dan pengabdian masyarakat. Dengan begitu, mahasiswa UPI dapat merasakan pendidikan inklusif tersebut di NTUT.
“Saya berharap kerja sama ini akan membawa manfaat besar bagi kedua negara. Semoga kerja sama ini menjadi awal dari banyak kolaborasi berkelanjutan di masa yang akan datang,” ujarnya.
Baca juga : Kasus Asabri, 33 Hektare Lahan Sitaan Dijadikan Kawasan Pertanian
Presiden NTUT Prof Yasushi Ishihara menyambut baik kerja sama ini sebagai pengembangan pendidikan bagi disabilitas. NTUT merupakan salah satu universitas di Jepang yang fokus terhadap pendidikan bagi para penyandang disabilitas.
“Kami senang dapat bekerja sama dengan universitas di Indonesia guna mengembangkan pendidikan bagi penyandang disabilitas. Sehingga, partisipasi mereka di masyarakat semakin meningkat,” ujar Prof Yasushi Ishihara.
Baca juga : Lawson Tambah Gerai Di Lokasi Strategis, Makin Dekat Dengan Masyarakat
Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof Solehuddin melalui video menyampaikan ucapan terima kasih kepada NTUT dan KBRI Tokyo yang telah memfasilitasi penandatanganan MoU ini. Kerja sama antara UPI dan NTUT meliputi kegiatan pertukaran dan kunjungan mahasiswa, dosen, dan pegawai. Di samping itu, kegiatan visiting professor dan credit earning, kolaborasi riset dan kegiatan-kegiatan akademik, penelitian, serta pengabdian masyarakat lainnya.
Pada November 2025 akan dilakukan kunjungan balasan dari NTUT ke UPI. Kunjungan itu untuk tukar pengalaman mengenai pendidikan inklusif.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.