Sebelumnya
Sedangkan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengaku khawatir dengan langkah Trump menyerang Iran.
“Ini adalah eskalasi berbahaya di wilayah yang sudah di ambang batas, dan ancaman langsung terhadap perdamaian dan keamanan internasional,” ujar Guterres dikutip dari Reuters, Minggu (22/6/2025).
Baca juga : Kalau Dukung Israel Serang Iran, Trump Disemprit Putin
Dia meminta semua negara yang terlibat, melakukan de-eskalasi serta menjunjung tinggi kewajiban mereka di bawah Piagam PBB dan aturan hukum internasional lainnya.
“Tidak ada solusi militer. Satu-satunya jalan ke depan adalah diplomasi. Satu-satunya harapan adalah perdamaian,” tegasnya.
Baca juga : Iran–Israel Perang, Istana: RI Konsisten Dukung Perdamaian
Sementara, Pemerintah Australia menilai program nuklir Iran memang perlu dihentikan. Namun serangan yang membuat situasi makin panas seharusnya bisa dihindari.
“Situasi keamanan di wilayah ini sangat tidak stabil. Kami terus mendesak de-eskalasi, dialog, dan diplomasi,” bunyi pernyataan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, Minggu (22/6/2025).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.