Sebelumnya
Dia juga mengajak Negeri Tirai Bambu untuk lebih sering bertukar pandangan mengenai isu internasional yang kini makin kompleks.
Wakil Presiden China Han Zhen meminta kedua belah pihak terus memajukan kerja sama pragmatis, saling menghormati kepentingan masing-masing, dan mendorong perkembangan hubungan China-India yang berkelanjutan, sehat, dan stabil.
Baca juga : BRI Fokus Himpun Dana Murah, Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang
Sementara India juga bergabung dalam kelompok "Quad" bersama Amerika Serikat, Jepang, dan Australia.
Bulan lalu, di sela pertemuan para Menteri Pertahanan (Menhan) SCO di Qingdao, China, Menhan India Rajnath Singh mengatakan, India berupaya mencari solusi permanen untuk sengketa perbatasan yang telah berlangsung lama dengan China. Singh menyampaikan komentar tersebut dalam pertemuan dengan mitranya dari China, Dong Jun.
Baca juga : Komit Jaga Keamanan Global, Prabowo–MBS Sepakat Perkuat Bantuan Untuk Gaza
Pada 2020, bentrokan militer yang mematikan di perbatasan yang disengketakan di Himalaya mendorong India untuk secara resmi menghentikan penerbangan komersil ke China daratan, melarang berbagai aplikasi buatan China, dan membatasi investasi milik China di Negeri Gangga itu.
Perbaikan hubungan bilateral India dengan China dinilai mendorong dimulainya kembali penerbangan komersil langsung pada Januari, setelah vakum selama lima tahun terakhir.
Baca juga : Kata OJK, Indonesia Darurat Penipuan Sektor Keuangan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.