BREAKING NEWS
 

Pencemaran Nama Baik, Presiden Prancis Dan Istri Tuntut Influencer AS

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 24 Juli 2025 08:19 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan istri, Brigitte. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prancis Emmanuel Macron dan istrinya Brigitte telah mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap influencer sayap kanan Amerika Serikat (AS) Candace Owens, yang mengklaim bahwa ibu negara Prancis terlahir sebagai laki-laki.

Langkah hukum, yang diajukan Macron dan istri pada Rabu (23/7/2025) di negara bagian Delaware AS menyebut Owens telah menyebarkan fiksi aneh, fitnah, dan mengada-ada.

Owens secara teratur mengulangi klaimnya di podcast dan saluran media sosialnya yang populer.  Maret 2024, Owens menyatakan siap mempertaruhkan seluruh reputasi profesional atas  keyakinan pribadinya: Nyonya Macron sebenarnya adalah seorang pria.

Dalam sebuah episode podcastnya yang dirilis pada Rabu (23/7/2025), Owens tetap bersikukuh pada asumsi tuduhannya dan menyebut gugatan Macron dan istri konyol.

Owens mengejek Ibu Negara Prancis. Dia menyebut gugatan yang dialamatkan kepadanya sebagai strategi hubungan masyarakat yang jelas dan putus asa.

Baca juga : Lima Kritikus Apresiasi Genre Lukisan Imajinasi Nusantara Denny JA

Teori konspirasi yang telah beredar selama bertahun-tahun di ruang online pinggiran, menuding istri Macron terlahir sebagai laki-laki dengan nama Jean-Michel Trogneux, yang merupakan nama saudara laki-lakinya.

Owens telah menyebarkan teori konspirasi kepada audiensnya, termasuk hampir 7 juta pengikut di X. Awal tahun ini, dia merilis sebuah seri video berjudul Becoming Brigitte.

Sebelum menempuh langkah hukum, keluarga Macron telah berulang kali meminta Owens untuk menarik kembali pernyataannya.

Adsense

"Kampanye pencemaran nama baik yang dilakukan Owens jelas dirancang untuk melecehkan dan menyakitkan kami dan keluarga. Itu semua demi meraih atensi publik dan ketenaran," demikian bunyi pernyataan Keluarga Macron, seperti dikutip BBC.

“Kami selalu memberi Owens kesempatan untuk menarik pernyataannya, tetapi dia menolak,” imbuh pernyataan tersebut.

Baca juga : Wapres Gibran Jemput Presiden Prabowo Pulang Dari Tur Diplomasi Maraton

Gugatan Macron dan istri menuduh Owens mengabaikan semua bukti kredibel yang bertentangan dengan klaimnya yang mendukung platform teori konspirasi.

Owens juga digugat karena menuduh tanpa bukti bahwa presiden Prancis dan istrinya adalah kerabat sedarah. Tak cuma itu. Owens juga menyebut Macron menjadi Presiden Prancis atas skenario CIA.

Owens bekerja untuk organisasi konservatif termasuk kelompok mahasiswa Turning Point dan outlet media Daily Wire sebelum meluncurkan podcast independennya pada tahun 2024.

Sejak itu dia telah menyebarkan desas-desus atau menyarankan bahwa konspirasi berada di balik hal-hal seperti vaksin Covid, Holocaust, dan pendaratan di bulan.

Gugatan itu juga menyebutkan nama perusahaannya yang berkantor pusat di Delaware dan meminta ganti rugi yang tidak ditentukan.

Baca juga : Juara Piala Presiden, Port FC Bangga Tekuk Juara Indonesia Dan Wakil Inggris

Di bawah hukum AS, Macron harus membuktikan "kedengkian hakiki" - yang berarti terdakwa tahu bahwa informasi yang dimiliknya salah, tetapi tetap menerbitkan atau menyiarkannya.

September 2024, Pengadilan Prancis memutuskan dua wanita bersalah atas pencemaran nama baik karena menyebarkan klaim palsu tentang Brigitte Macron. Namun, media lokal menyebutkan, keputusan itu dibatalkan pada banding awal bulan ini.

Owens menikah dengan George Farmer, seorang pengusaha Inggris-Amerika dan putra Baron Michael Farmer, seorang rekan House of Lords dan mantan bendahara Partai Konservatif yang telah menjauhkan diri dari beberapa pandangan menantu perempuannya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense