BREAKING NEWS
 

Diungkapkan Dubes Pakistan

Indonesia Bisa Menjadi Mediator Konflik Kashmir

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 7 Agustus 2025 06:20 WIB
Dubes Pakistan untuk Indonesia Hafeez Chaudori berpidato dalama cara peringatan Youm-e-Istehsal (Hari Eksploitasi) di Kedutaan Besar Pakistan Jakarta, Selasa (5/8/2025). (Foto: LARASATI DYAH UTAMI/RAKYAT MERDEKA/RM.ID)

 Sebelumnya 
Dia menyambut baik rencana investasi dari perusahaan minyak AS untuk mengeksplorasi cadangan minyak di negara pemilik nuklir itu.

“Pakistan memiliki cadangan minyak yang besar dan kami terbuka bekerja sama dengan negara sahabat, termasuk Indonesia,” ujarnya.

Dengan populasi lebih dari 240 juta orang, Pakistan menjadi pasar yang menjanjikan. Dubes Chaudori mengatakan, semua sektor ekonomi terbuka bagi investor asing, bahkan tanpa keharusan bermitra dengan perusahaan lokal.

Baca juga : Chelsea Olivia: Jantung Berdetak Saat Dekat Suami

Dalam bidang pendidikan, Dubes Chaudori berharap lebih banyak mahasiswa Indonesia, khususnya perempuan, menempuh studi kedokteran dan teknik di Pakistan.

Menurutnya, Pakistan menghasilkan puluhan ribu lulusan kedokteran setiap tahun, dan lulusan tekniknya diakui secara internasional.

Pakistan juga ingin memperkuat kerja sama multilateral, termasuk di PBB dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Dia berharap, Indonesia mendukung Pakistan menjadi mitra penuh ASEAN.

Suka Makanan Lokal

Baca juga : Indonesia Ungguli Malaysia, Singapura Dan Thailand

Dubes Chaudori baru mulai bertugas di Jakarta pada 21 Juli 2025. Namun, dia mengaku sudah merasa dekat dengan Indonesia. Dia menyukai makanan lokal dan berencana menjelajahi berbagai daerah di Indonesia.

“Saya ingin mengunjungi Bali dan Bandung. Tapi impian saya adalah menjelajahi seluruh Indonesia. Orang-orangnya ramah dan budayanya sangat menarik,” tutupnya. LDU

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 7 Agustus 2025 dengan judul "Diungkapkan Dubes Pakistan Indonesia Bisa Menjadi Mediator Konflik Kashmir"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense