BREAKING NEWS
 

Kunjungan Ke Jepang, Menteri P2MI Bahas Tata Kelola & Perlindungan Migran

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Kamis, 28 Agustus 2025 16:34 WIB
Dialog terbuka dengan 75 Pekerja Migran Indonesia (PMI) di KBRI Tokyo, Minggu (24/8/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding bersama Wakil Menteri P2MI Christina Aryani menggelar dialog terbuka dengan 75 Pekerja Migran Indonesia (PMI) di KBRI Tokyo, Minggu (24/8/2025).

Pertemuan tersebut membahas tata kelola dan perlindungan pekerja migran.

Acara ini difasilitasi KBRI Tokyo dan menghadirkan perwakilan PMI dari berbagai sektor, mulai dari keperawatan, manufaktur, pertanian, logistik, transportasi, restoran, perikanan, konstruksi, jasa kebersihan, hingga teknologi informasi.

Baca juga : PTS Layak Mendapat Bantuan Operasional

Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Tokyo Maria Renata Hutagalung mengapresiasi kesempatan dialog tersebut di sela kunjungan kerja Menteri P2MI ke Jepang.

"KBRI Tokyo terus berkomitmen memberikan pelindungan, mulai dari bantuan hukum, konseling, penanganan kasus, hingga pendampingan mediasi. Semua ini dilakukan untuk melindungi setiap WNI sebagai bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia," ujar Maria dalam keterangan tertulisnya Kamis (28/8/2025)

Adsense

Maria menegaskan, PMI di Jepang bukan hanya pekerja, tetapi juga duta bangsa.

Baca juga : Gelar Teatrikal, Iwakum Minta MK Pertegas Aturan Perlindungan terhadap Wartawan

"Selain berkontribusi di tempat kerja, PMI aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, olahraga, hingga kesenian. Ini menunjukkan citra positif Indonesia di mata masyarakat Jepang," tambahnya.

Sementara itu, Menteri P2MI Abdul Kadir Karding menyebut dialog ini menjadi sarana menjaring aspirasi serta membangun komunikasi dua arah yang konstruktif dalam pengelolaan isu PMI di Jepang.

Dialog berlangsung hangat dan membahas sejumlah persoalan, mulai dari tata kelola penempatan PMI, penataan ulang Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), hingga praktik calo dan penipuan yang masih dialami calon PMI.

Baca juga : Bertemu Pengusaha China, Menteri Ara Bahas Investasi Perumahan

Sejumlah PMI juga menyoroti perlunya peran negara yang lebih kuat dalam perundingan MoU ketenagakerjaan dengan perusahaan Jepang.

Selain itu, mereka menekankan pentingnya asuransi untuk menjamin pelindungan, khususnya terkait banyaknya kasus PMI meninggal di Jepang.

Di akhir kegiatan, dialog menegaskan peran PMI sebagai duta bangsa yang menjaga citra positif Indonesia sekaligus mempromosikan kualitas SDM dan kekayaan seni-budaya Tanah Air.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense