BREAKING NEWS
 

Dubes Raman Ramanouski Ajak WNI Kuliah & Liburan Ke Belarus

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Sabtu, 30 Agustus 2025 06:37 WIB
POTONG KUE: Dubes Raman Ramanouski (kedua kiri), Anggota KPU Yulianto Sudrajat (kiri), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi (tengah), Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sultan B. Najamudin (kedua kanan), dan Anggota DPD RI Henock Puraro dalam perayaan Hari Nasional Belarus di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (28/8/2025). (Foto KPU RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Belarus untuk Indonesia Raman Ramanouski menegaskan komitmennya memperluas kerja sama dengan Indonesia. Mulai dari pendidikan hingga ketahanan pangan.

Hal itu dia sampaikan dalam perayaan Hari Nasional Belarus (National Day of the Republic of Belarus) di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (28/8/2025). Acara ini untuk memperingati 81 tahun kemenangan rakyat Uni Soviet dalam Perang Patriotik Raya (Great Patriotic War).

Perang Patriotik Raya merujuk pada bagian dari Perang Dunia II yang berlangsung antara Uni Soviet dan Nazi Jerman. Sebutan itu digunakan negara-negara bekas Uni Soviet, termasuk Belarus.

Belarus merupakan salah satu wilayah yang paling terdampak selama Perang Patriotik Raya. Hampir seluruh wilayahnya diduduki pasukan Jerman selama bertahun-tahun.

Sekitar sepertiga dari populasi Belarus atau sekitar 2,2 juta orang tewas dalam perang tersebut. Kota Minsk, Ibu Kota Belarus, dibebaskan dari pendudukan Nazi pada 3 Juli 1944, tanggal yang kini diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Nasional Belarus.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Ajak ODGJ Pulih dan Berdaya di Hari Kemerdekaan

“Rakyat Belarus membayar harga yang sangat mahal demi kemenangan ini,” kata Dubes Ramanouski dalam pidatonya.

“Kami menjadikan perayaan ini sebagai bentuk pernyataan kemerdekaan. Baik Belarus maupun Indonesia, sama-sama menghargai pengorbanan mereka demi meraih kemerdekaan, serta berbagi visi mengenai tatanan dunia yang lebih inklusif, adil dan damai,” lanjut Ramanouski yang merangkap sebagai Dubes untuk Malaysia, Singapura dan Filipina.

Diplomat karier itu berkomitmen untuk memperkuat hubungan Belarus dan Indonesia. Baik itu lewat kerja sama bilateral, multilateral maupun melalui organisasi lainnya seperti Shanghai Cooperation Organization (SCO) dan BRICS.

Adsense

Ramanouski membicarakan tentang hubungan antara Belarus dan Indonesia yang mengalami peningkatan setelah kunjungan Presiden Indonesia Prabowo Subianto, ke Minsk pada 15 Juli 2025. Menurutnya, pertemuan Prabowo dengan Presiden Belarus Alexander Lukashenko, membuka babak baru dalam diplomasi kedua negara. Selain kerja sama ekonomi, tetangga Rusia itu juga berkomitmen memajukan kerja sama ketahanan pangan hingga pendidikan.

Dia menekankan, Belarus membuka pintu lebih lebar bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di sana. Selain itu, sektor budaya, pariwisata, dan pertukaran antar masyarakat akan menjadi fokus kerja sama di masa mendatang.

Baca juga : Dubes Achmad Rizal Purnama Sambut Kapal Perang RI Di Pelabuhan Mersin

Dubes yang menguasai bahasa Inggris, Prancis dan Spanyol itu mengatakan, warga negara Indonesia dapat berkunjung ke Belarus tanpa visa selama 30 hari. Ada banyak hal menarik yang bisa ditemukan di Belarus. Seperti situs-situs alam dan budaya. Mulai dari hutan Belovezhskaya Pushcha hingga Kastil Mir dan Nesvizh, serta tentunya tradisi khas Belarus.

Belarus juga menunjukkan minat kuat untuk meningkatkan kemitraan dengan Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Turut hadir pada acara tersebut perwakilan dari Pemerintah Indonesia, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sultan Baktiar Najamudin. Menteri PPPA mengapresiasi hubungan baik kedua negara yang telah terjalin selama 32 tahun.

Arifah mengatakan, Hari Nasional Belarus membuktikan semangat kemerdekaan, ketangguhan dan solidaritas yang sejak lama menjadi ciri khas bangsa Belarus.

“Peringatan ini menandai tonggak penting dalam sejarah Belarus yang mencerminkan dedikasi bangsa tersebut dalam menjaga kedaulatan, memajukan pembangunan, serta secara aktif berkontribusi terhadap perdamaian dan kerja sama dalam komunitas internasional,” katanya.

Baca juga : Meriahkan HUT RI, Warga Dimanjakan Tambahan Libur Dan Diskon Belanja 80 Persen

Indonesia menghargai komitmen Belarus dalam memajukan perdamaian dan kerja sama di tingkat internasional. Arifah optimistis, pertemuan pemimpin kedua negara, serta kunjungan Menteri Luar Negeri Belarus Maksim Ryzhenkov ke Indonesia berkontribusi memperkuat persahabatan kedua negara.

Untuk memanjakan lidah para tamu, pada acara ini, Kedubes Belarus menyajikan berbagai makanan Eropa dan Indonesia. Seperti pancake kentang khas Belarus yang bernama draniki hingga pasta. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense