BREAKING NEWS
 

Anutin Charnvirakul Jadi PM Thailand, Kalahkan Kandidat Dari Kubu Thaksin

Reporter & Editor :
MELLANI EKA MAHAYANA
Jumat, 5 September 2025 18:50 WIB
Anutin Charnvirakul terpilih sebagai Perdana Menteri Thailand di parlemen, Jumat (5/9/2025). (Foto Facebook Anutin Charnvirakul)

RM.id  Rakyat Merdeka - Parlemen Thailand resmi memilih Anutin Charnvirakul sebagai perdana menteri baru pada Jumat (5/9/2025). Pemimpin Partai Bhumjaithai itu meraih 311 suara, unggul telak atas Chaikasem Nitisiri dari Partai Pheu Thai yang hanya mengantongi 152 suara. Sebanyak 27 anggota parlemen memilih abstain.

Pemilihan ini menjadi pertarungan perdana antar kandidat PM di parlemen sejak 2019, sekaligus menandai berakhirnya kekosongan kekuasaan pasca pemecatan Paetongtarn Shinawatra oleh Mahkamah Konstitusi pekan lalu.

Anutin, yang dikenal sebagai tokoh konservatif dan penggagas legalisasi ganja medis, kini bersiap membentuk pemerintahan minoritas dengan dukungan dari Partai Rakyat dan tujuh kelompok politik lainnya.

Anutin dikerumuni para jurnalis ketika dia akan meninggalkan parlemen.

Baca juga : Nusantara Heritage Hadir di Terminal 3 Soetta, Kobarkan Semangat Kemerdekaan

"Saya akan bekerja sekuat tenaga, setiap hari, tidak ada hari libur, karena tidak banyak waktu," kata Anutin, dilansir Channel News Asia (CNA)

"Kami harus menyelesaikan masalah dengan cepat, imbuhnya. 

Pewaris Perusahaan Konstruksi

Anutin (58) adalah taipan perusahaan konstruksi. Dia pewaris perusahaan konstruksi Stecon Group, pernah menjabat sebagai wakil perdana menteri, menteri dalam negeri, dan menteri kesehatan. 

Adsense

Terpilihnya Anutin jadi pukulan bagi Partai Pheu Thai, kubu mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra, yang telah menjadi kekuatan utama dalam politik Thailand selama dua dekade terakhir.

Baca juga : Mie Indonesia Curi Perhatian Warga Kanada Di Ontario

Anutin sebelumnya mendukung koalisi pemerintahan bersama Partai Pheu Thai, tetapi kemudian dia menarik dukungannya. Diduga karena dia  berseberangan dengan sikap Paetongtarn dalam perselisihan perbatasan dengan Kamboja.

MK Pecat Paetongtarn

Paetongtarn, PM ke-6 Thailand, dipecat Mahkamah Konstitusi Thailand dari jabatannya pada Jumat, 29 Agustus 2025 setelah setahun berkuasa. Dia dinyatakan melakukan pelanggaran etika. Pemecatan ini merupakan pukulan telak bagi dinasti politik Shinawatra.

Thaksin Kabur Ke Dubai

Paetongtarn adalah putri Thaksin. Menjelang pemilihan PM baru di parlemen hari ini, Thaksin kabur ke Dubai, Uni Emirat Arab, malamnya, Kamis (4/9/2025).

Setelah pemilihan PM Thailand, selanjutnya Mahkamah Agung Thailand diagendakan akan menggelar sidang pada Selasa (9/9/2025) untuk memutuskan kasus hukum yang melibatkan Thaksin. Jika terbukti bersalah, taipan politik itu bisa kembali dijebloskan ke penjara.

Baca juga : KKN Tematik Literasi di Palangka Raya: Buku Bukan Pusaka, Tapi Pustaka

Pengacaranya, Winyat Chatmontree, mengaku tidak mendapat informasi soal keberangkatan kliennya. Meski demikian, ia menyatakan Thaksin akan kembali ke Thailand untuk menghadiri persidangan.

Dilansir Reuters, Thaksin terbang dari Bandara Don Mueang menggunakan jet pribadi bernomor penerbangan T7GTS pada pukul 19.17 waktu setempat. Radar penerbangan menunjukkan pesawat tersebut sempat melintasi Singapura dan Malaysia sebelum mendarat di Bandara Internasional Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab

Dalam unggahan di akun X pribadinya, Thaksin mengklaim bahwa keberangkatannya ke Uni Emirat Arab bertujuan menjalani pemeriksaan kesehatan. Ada dokter tulang dan paru-paru langganannya di sana. Namun, publik menilai alasan tersebut sebagai upayanya menghindari ancaman hukuman penjara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense