BREAKING NEWS
 

Lewat ACTIVE 2.0, Jerman Dukung Indonesia Tingkatkan Penanganan Kanker Serviks

Reporter & Editor :
MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 6 Oktober 2025 08:14 WIB
Peluncuran Program ACTIVE 2.0 (Enhancing Cervical Cancer Treatment & Patient Recovery Across Southeast Asia), di Jakarta, 24 September 2025. (Foto Project ACTIVE 2.0)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kesehatan RI bersama dengan Kementerian Kerja Sama Ekonomi Federal Jerman (BMZ), Kedutaan Besar Jerman di Jakarta, dan sejumlah rumah sakit terkemuka telah menjalin kemitraan untuk meningkatkan penanganan kanker serviks di Indonesia.

Sebagai bagian dari kerja sama bilateral antara Indonesia dan Jerman, Program ACTIVE 2.0 (Enhancing Cervical Cancer Treatment & Patient Recovery Across Southeast Asia) diluncurkan pada 24 September 2025, dalam rangka menyempurnakan prosedur radioterapi di berbagai rumah sakit, meningkatkan hasil perawatan pasien, dan memperkuat sistem layanan kanker secara nasional.

Program ini didukung Deutsche Investitions-und Entwicklungsgesellschaft (DEG), Elekta, The Federation of Asian Organizations for Radiation Oncology (FARO) difasilitasi Asia Society for Social Improvement and Sustainable Transformation (ASSIST).

Empat rumah sakit rujukan nasional, yaitu RS Kanker Dharmais, RS Cipto Mangunkusumo, RS Sardjito, dan RSUP Dr. Mohammad Hoesin, telah ditunjuk sebagai Center of Excellence (CoE) dalam Project ACTIVE 2.0. Keempat rumah sakit tersebut akan menjadi pusat pelatihan, pengembangan infrastruktur, dan penyedia dukungan pemulihan pasien.

Baca juga : Baret Biru Indonesia Siap Ditugaskan Ke Gaza: Amanah Besar

Kerja sama yang didukung DEG Impulse dan Elekta ini berlangsung selama tiga tahun dan diharapkan dapat memperkuat kapasitas layanan kanker di Indonesia secara berkelanjutan.

Sebagai pusat pelatihan, keempat rumah sakit tersebut akan menyediakan pelatihan bagi rumah sakit yang berada di wilayah sekitarnya. Selain itu, mereka juga akan membangun pusat pelatihan dengan peralatan yang mumpuni untuk meningkatkan kapabilitas tenaga kesehatan dalam penanganan kanker.

Adsense

Kanker serviks masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Setiap tahun, terdapat sekitar 36.0001 kasus baru dengan prevalensi 23 kasus per 100.000 perempuan2.

Melalui ACTIVE 2.0, rumah sakit di Indonesia akan mendapatkan akses teknologi radioterapi mutakhir, bimbingan pakar internasional, dan program pelatihan yang dirancang khusus untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien secara nasional.

Baca juga : MotoGP 2025 Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Daerah & Catat Penyelenggaraan Terbaik

Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes Lucia Rizka Andalusia menyambut program ini. “Kerja sama ini yang merupakan komitmen kami untuk memperkuat layanan kanker di dalam negeri. Kolaborasi ini sejalan dengan visi pembangunan infrastruktur onkologi yang lebih mumpuni sekaligus meningkatkan kapasitas tenaga medis di berbagai rumah sakit nasional,” katanya.

Head of Cooperation with the Private Sector, BMZ, Mr Benjamin Knodler, mengatakan, “Kami bangga dapat berkontribusi dalam kemitraan jangka panjang dan kegiatan knowledge sharing ini untuk memperkuat layanan kesehatan di Indonesia." 

 ACTIVE 2.0 menjadi contoh kolaborasi dalam membangun layanan kanker yang tangguh dan berkualitas dapat dilakukan di seluruh kawasan Asia Tenggara.

Project Director ACTIVE 2.0, Paul Lee, mengatakan, ACTIVE 2.0 bertujuan membantu rumah sakit agar dapat menyediakan layanan kanker yang berkualitas melalui kegiatan pelatihan, pembangunan infrastruktur, dan perencanaan jangka panjang.

Baca juga : MY BABY Momversity 2025: Dukung Ibu Indonesia Wujudkan Generasi Luar Biasa

"Kami bangga dapat mendukung pengembangan teknologi radioterapi di Indonesia bersama dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai rumah sakit,” ucapnya.

Dalam program ini, sejumlah pakar medis internasional seperti ahli onkologi radiasi dari Jepang dan Eropa akan memberikan pendampingan di bawah koordinasi mitra global. Jadwal pelatihan dengan rumah sakit di Indonesia akan disusun bersama institusi medis sehingga tenaga profesional lokal dapat mempelajari praktik terbaik internasional dalam perawatan kanker serviks.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense