Dark/Light Mode

Perkuat Peran Perempuan, BPW Indonesia Teken MoU Dengan Kementerian HAM

Rabu, 1 Oktober 2025 08:33 WIB
Presiden Business and Professional Women (BPW) Indonesia Giwo Rubianto Wiyogo saat penandatanganan nota Kesepahaman atau MoU dengan Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemen HAM). Foto: BPW Indonesia
Presiden Business and Professional Women (BPW) Indonesia Giwo Rubianto Wiyogo saat penandatanganan nota Kesepahaman atau MoU dengan Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemen HAM). Foto: BPW Indonesia

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Business and Professional Women (BPW) Indonesia Giwo Rubianto Wiyogo menyambut baik penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU dengan Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemen HAM), ihwal kerja sama strategi pemberdayaan perempuan berbasis HAM.

“Kerja sama ini bukan hanya sebuah bentuk komitmen bersama, tetapi langkah nyata untuk memperluas dampak dan membuka strategi ruang kolaborasi bagi perempuan Indonesia,” kata Giwo, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Giwo merincikan, saat perjanjian, Giwo didampingi Hetty Andika. Dari pihak Kemen HAM, hadir Aditya Sarsito Sukarsono, Direktur Gianto, Lia, dan Sari.

Baca juga : Pertamina Grand Prix Of Indonesia 2025 Tingkatkan Ekonomi Lombok

Penandatanganan, berlangsung di Gedung Direktorat Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM, Kemenham RI, Jakarta.

Presiden BPW Indonesia ini mengampresiasi dukungan Kementerian HAM terhadap upaya lembaganya ini dalam meningkatkan kualitas perempuan di Indonesia.

Menurutnya, organisasi ini memiliki keunikan tersendiri dengan menyatukan jejaring global berlatar pengusaha, profesional, dan pekerja sosial dalam satu wadah.

Baca juga : Desa Energi Berdikari Uma Palak, Bertani Di Tengah Kota Dengan Tenaga Surya

Alhasil, organisasi ini dapat membuka peluang besar melakukan diplomasi internasional dan kolaborasi lintas sektor.

“Dalam dua tahun terakhir, BPW Indonesia juga menerima The Most Outstanding Country Award dalam Konferensi Regional BPW Asia Pasifik di Putrajaya, Malaysia, sebagai pengakuan atas kontribusi dan inovasinya,” ungkapnya.

BPW Indonesia menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk sinergi strategi dengan Pemerintah. Melalui kemitraan ini, kedua pihak berkomitmen untuk terus mengembangkan program dan inisiatif bersama yang dapat memperkuat kapasitas, peran, dan kepemimpinan perempuan Indonesia di berbagai sektor, baik di tingkat nasional maupun global.

Baca juga : Ikatan Notaris Indonesia Siapkan Ujian Kode Etik dan KLB di Jakarta

“Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas dampak nyata bagi pemberdayaan perempuan serta memperkuat Indonesia dalam diplomasi HAM di kancah posisi internasional,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.