RM.id Rakyat Merdeka - Akibat penyebaran hoax di media sosial, petani asal Polandia, Piotr, harus menanggung kerugian besar setelah kehilangan 150 ton kentang dalam satu malam. Hoax tersebut berasal dari sebuah video viral yang menampilkan seseorang tak dikenal mengklaim bahwa Piotr membagikan kentangnya secara gratis.
Akibat kabar palsu itu, banyak orang datang ke ladang Piotr di daerah Dabrowica, wilayah Podkarpacie, Polandia. Mereka membawa karung, truk dan trailer besar untuk mengambil kentang.
Baca juga : Jababeka Lanjutkan GETAS 2025, Targetkan Stunting Bekasi Turun Di Bawah 14%
“Saya sangat terkejut. Saya berusia 68 tahun dan belum pernah mengalami hal seperti ini seumur hidup saya,” kata Piotr sebagaimana dikutip Oddity Central, Senin (20/10/2025).
Sebagian orang mungkin hanya mengambil beberapa karung. Namun ada juga yang mengambil puluhan ton kentang seolah-olah sedang panen dari kebun sendiri.
Baca juga : PAM Jaya Bagikan 500 Keping Emas Bagi Pelanggan Sambungan Baru
Saat tiba di ladang, Piotr mendapati sebagian besar tumpukan kentangnya telah raib. Kejadian itu terasa seperti mimpi buruk. Dia berharap, orang-orang yang mengambil kentangnya mau menghubunginya untuk menjelaskan situasi dan menyelesaikan masalah dengan cara baik-baik.
“Jika tidak, kasus ini mungkin akan saya laporkan ke kejaksaan. Seseorang telah mencuri kentang-kentang saya,” ancamnya.
Baca juga : DPRD DKI Minta Pemprov Bikin Laporan Polisi Penyerobotan Lahan Di Bona Indah
Namun, Piotr belum membuat laporan ke polisi. Dia masih berharap orang-orang yang telah mengambil kentangnya merasa bersalah dan mengembalikannya.
“Saya belum tahu bagaimana masalah ini akan berakhir. Sekarang saya sedang kacau,” akunya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.