Dark/Light Mode

Kabar Hoax Bikin 150 Ton Kentang Petani Habis Dijarah

Jumat, 24 Oktober 2025 07:41 WIB
Ilustrasi tumpukan kentang. 
(Foto via Oddity Central)
Ilustrasi tumpukan kentang. (Foto via Oddity Central)

RM.id  Rakyat Merdeka - Akibat penyebaran hoax di media sosial, petani asal Polandia, Piotr, harus menanggung kerugian besar setelah ke­­hilangan­ 150 ton kentang dalam satu malam. Hoax tersebut berasal dari sebuah video viral yang menampilkan seseorang tak dikenal mengklaim bahwa Piotr membagikan kentangnya secara gratis.

Akibat kabar palsu itu, banyak­ orang datang ke ladang Piotr di daerah Dabrowica, wi­la­yah Podkarpacie, Polandia. Mereka membawa karung, truk dan trailer besar untuk me­ngambil kentang. 

Baca juga : Jababeka Lanjutkan GETAS 2025, Targetkan Stunting Bekasi Turun Di Bawah 14%

“Saya sangat terkejut. Saya berusia 68 tahun dan belum pernah mengalami hal seperti­ ini seumur hidup saya,” kata Piot­r sebagaimana dikutip Oddity Central, Senin (20/10/2025). 

Sebagian orang mungkin hanya mengambil beberapa karung. Namun ada juga yang mengambil puluhan ton kentang seolah-olah sedang panen dari kebun sendiri. 

Baca juga : PAM Jaya Bagikan 500 Keping Emas Bagi Pelanggan Sambungan Baru

Saat tiba di ladang, Piotr men­dapati sebagian besar tumpukan kentangnya telah raib. Kejadian itu terasa seperti mim­pi buruk. Dia berharap, orang-orang yang mengambil ken­tangnya mau menghubungi­nya untuk menjelaskan situasi dan menyelesaikan masalah deng­an cara baik-baik. 

“Jika tidak, kasus ini mung­kin­ akan saya laporkan ke kejaksaan. Seseorang telah mencuri kentang-kentang saya,” ancamnya. 

Baca juga : DPRD DKI Minta Pemprov Bikin Laporan Polisi Penyerobotan Lahan Di Bona Indah

Namun, Piotr belum membuat laporan ke polisi. Dia ma­sih berharap orang-orang yang telah mengambil kentangnya merasa bersalah dan mengembalikannya.

“Saya belum tahu bagaimana ma­salah ini akan berakhir. Seka­rang saya sedang kacau,” akunya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.