BREAKING NEWS
 

Dubes Djauhari Oratmangun Promosi Jamu Di ALC Beijing

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 5 November 2025 05:37 WIB
Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun dan Ketua DWP KBRI Beijing Sih Elsiwi Oratmangun dalam acara ALC di Wisma Dubes, KBRI Beijing, China, Jumat (31/10/2025). (Foto KBRI Beijing)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing, memperkenalkan jamu khas Nusantara kepada perwakilan komunitas diplomatik di Beijing dalam program ASEAN Ladies Circle (ALC) di Wisma Duta Besar (Dubes), Beijing, China, Jumat (31/10/2025).

Program bertajuk A Taste Of Tradition, Dance And Culture ini diramaikan sekitar 150 tamu. Mereka terdiri dari para dubes perempuan, istri dubes negara sahabat, para diplomat perempuan Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), serta perwakilan dari ASEAN China Center.

Ketua DWP KBRI Beijing Sih Elsiwi Oratmangun mengatakan, jamu Indonesia merupakan tradisi budaya turun temurun selama berabad-abad yang juga dikenal memiliki manfaat kesehatan.

Baca juga : Dubes Djauhari Oratmangun Meriahkan Resepsi Diplomatik Dengan Budaya Tanimbar

“Kami tidak hanya ingin semakin memperkuat persahabatan, tapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia. Khususnya jamu yang memiliki banyak khasiat,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis KBRI Beijing, Senin (3/11/2025).

Jamu dari Indonesia, menurut Dubes Djauhari, sudah menjadi warisan budaya dan tradisi. Selain itu, telah diakui Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) sebagai bagian dari warisan budaya intangible cultural heritage.

Adsense

“Jamu itu baik untuk kesehatan. Contohnya saya, selalu bugar berkat jamu,” promosi Dubes yang akrab disapa Djo.

Baca juga : Menko Zulhas: Tujuh Wilayah Siap Jalankan Proyek Sampah Jadi Listrik

Jamu beras kencur dan kunyit asam menjadi dua resep yang ditampilkan. Selain cara membuatnya yang cukup praktis, rasanya juga cenderung segar dan tidak pahit. Para tamu undangan dapat menikmati secara langsung kedua jamu tersebut.

“Kedua jenis jamu tersebut secara khusus juga mengandung warisan resep tradisional yang dikenal bermanfaat, khususnya bagi kaum perempuan,” beber Dubes Djauhari.

Beberapa tamu undangan menyampaikan jamu beras kencur yang juga terasa menghangatkan tubuh, sangat cocok diminum di suasana dingin awal musim gugur di Beijing.

Baca juga : Dubes Australia Rod Brazier Promosi Bahasa Sesh Challenge 2025

Pada kesempatan ini, para tamu juga dihibur oleh tarian daerah yang dibawakan perwakilan mahasiswa Indonesia di Beijing dan medley lagu-lagu tradisional Indonesia yang dimainkan anggota DWP KBRI Beijing.

ALC merupakan program pertemuan rutin yang diselenggarakan perwakilan negara-negara ASEAN di Beijing secara bergilir. Program ini bertujuan untuk memperkuat persahabatan antar-negara ASEAN melalui pemahaman budaya dan tradisi yang berbeda-beda.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense