BREAKING NEWS
 

MTCRC dan PNU Gelar Pelatihan Bersama untuk Pemetaan Habitat Bentik Pulau Tidung

Writer : Laila Nur Istiqomah
Editor : UJANG SUNDA
Selasa, 11 November 2025 21:54 WIB
Tim PNU dan MTCRC (Foto: Istimewa)

Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC) bersama Pusan National University (PNU) melaksanakan kegiatan Pelatihan Bersama terkait pemetaan habitat bentik (benthic habitat mapping) di Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu, 27-31 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama berkelanjutan MTCRC dalam pengembangan ilmu dan teknologi kelautan, sekaligus penguatan kapasitas teknis Indonesia di bidang riset benthic habitat mapping

Suasana pelatihan untuk pengujian dan pemeriksaan peralatan drone (Foto: Istimewa)

Pelatihan ini melibatkan peneliti dan tim teknis dari MTCRC dalam rangka meningkatkan kompetensi praktis dalam pemetaan bentik menggunakan drone yang dilengkapi dengan sensor optik multispectral. Kegiatan pelatihan lapangan dilaksanakan dalam kondisi operasi yang kompleks dan mencakup akuisisi data udara luasan padang lamun dan pengukuran spectral signature dari objek bentik. Penguatan kemampuan ini dinilai penting untuk mendukung upaya nasional dalam pemetaan, pengelolaan, dan perlindungan ekosistem bentik yang berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim, habitat biota laut, dan penopang kesehatan ekosistem pesisir.
Pelatihan untuk pengukuran Hiperspektral Objek Bentik (Foto: Istimewa)

Baca juga : Fadli Zon: Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto Sudah Sesuai Prosedur

Melalui kegiatan ini, MTCRC juga mendorong penerapan teknologi drone dan penginderaan jauh sebagai bagian dari inovasi kelautan yang efisien dan akurat. Hasil pelatihan diharapkan dapat menjadi dasar bagi penelitian lanjutan serta pengambilan kebijakan berbasis data dalam pengelolaan wilayah pesisir dan laut di Indonesia. 


Baca juga : Pro Kontra Gelar Pahlawan Untuk Soeharto, Tutut: Masyarakat Bisa Menilai Sendiri

Pelatihan untuk pengumpulan data menggunakan CTD WiMo (Foto: Istimewa)


Baca juga : PGN Tingkatkan Kesadaran Safety Dan Buka Pendaftaran GasKita Di Pondok Kopi

Kegiatan ini juga merupakan kelanjutan dari kolaborasi MTCRC-PNU setelah pelaksanaan pelatihan dan survei serupa di Pulau Pari (Kepulauan Seribu) dan Nusa Dua, Bali. Melalui kolaborasi ini, MTCRC memperkuat perannya sebagai platform kerjasama antarpemerintah dalam mendorong penguatan kapasitas sains kelautan di Indonesia.

Korea-Indonesia MTCRC merupakan Pusat Penelitian Bersama Antar-Pemerintah yang didirikan antara Pemerintah Korea Selatan dan Indonesia di bidang ilmu dan teknologi kelautan, berdasarkan Memorandum of Understanding (MoU) dan Implementing Arrangement (IA) antara Ministry of Oceans and Fisheries (MOF) Republik Korea dan Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Republik Indonesia (saat ini sedang dalam proses pembaruan ke Kemenko Pangan). Didirikan pada 14 September 2018, pusat ini dioperasikan Korea Institute of Ocean Science and Technology (KIOST) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Fungsi utama MTCRC meliputi penyediaan platform kerja sama, pelaksanaan penelitian bersama, dan peningkatan kapasitas untuk memperkuat serta mempromosikan kolaborasi praktis dalam ilmu dan teknologi kelautan antara kedua negara.

Powered by Froala Editor

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense