RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengapresiasi kehadiran superstar sepak bola Cristiano Ronaldo dalam acara jamuan makan malam bersama Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) di Gedung Putih, Selasa (18/11/2025).
"Anak saya, Baron adalah fans berat Ronaldo. Dia sudah bertemu dengan Ronaldo. Saya pikir, Baron sedikit menaruh respek ke saya saat ini, karena saya telah memperkenalkan dia dengan Ronaldo," kata Trump, disambut tawa hadirin, seperti terpantau melalui kanal YouTube White House.
Trump lalu mengucapkan terima kasih kepada MBS dan Ronaldo, yang telah bersedia hadir dalam acara tersebut. "Terima kasih banyak. Ini adalah suatu kehormatan bagi kami," ucapnya.
Baca juga : Cristiano Ronaldo Butuh Banget Trofi Piala Dunia
Belum diketahui pasti, apa maksud dan tujuan Ronaldo hadir dalam pertemuan dengan MBS dan Trump. Namun yang pasti, striker asal Portugis yang saat ini merumput di Al Nassr telah menjadi ikon sepak bola Arah Saudi sejak 2022.
Tamu penting lain yang hadir dalam acara makan malam di White House East Room itu antara lain adalah Chief Executive Nvidia Jensen Huang, bos teknologi Elon Musk, dan Presiden Federasi Sepak bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino.
Kunjungan Langka
Bertandang ke AS terhitung langka bagi Ronaldo. 2014 adalah tahun terakhir dia menjejakkan kaki sebagai pesepakbola. 2 Agustus 2014, Ronaldo tampil sebagai pemain pengganti Real Madrid yang bertanding melawan Manchester United di Stadion Michigan, Ann Arbor. Sejak itu, Ronaldo dilaporkan belum pernah lagi mengunjungi Negeri Paman Sam.
Baca juga : Gelar Pertemuan Besar Di Gedung Putih, Trump Yakin Perang Gaza Bakal Berakhir
Tahun 2017, majalah berita Jerman Der Spiegel melaporkan, Ronaldo telah membayar uang tutup mulut sebesar 375.000 dolar AS atau setara Rp 6,3 miliar kepada Kathryn Mayorga, wanita yang menuduh telah memperkosanya di sebuah hotel di Las Vegas pada tahun 2009.
Namun, dalam pernyataan yang dirilis pada tahun 2018, Ronaldo membantah klaim tersebut. "Pemerkosaan adalah kejahatan keji yang bertentangan dengan semua yang saya yakini dan saya anut," tegas Ronaldo.
Tahun 2019, jaksa penuntut AS mengatakan, Ronaldo tidak akan menghadapi tuntutan karena klaim tersebut tidak dapat dibuktikan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.