RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali tertangkap kamera sedang berjuang menahan kantuk. Melihat hal itu, netizen heboh dan menyebutnya dengan “Kakek Trump”.
Presuden ke-47 AS ini terlihat susah payah menahan kelopak matanya yang berat dalam rapat kabinet di Gedung Putih, Washington DC, Selasa (2/12/2025) malam waktu setempat. Rapat itu berlangsung selama tiga jam.
Dikutip CNN, Kamis (4/12/2025), Trump terlihat tertidur. Padahal, para menterinya sedang membeberkan capaian kerja mereka secara bergantian.
Dalam video yang diposting CNN, Trump tampak kesulitan fokus ketika Menteri Perdagangan Howard Lutnick memuji perang dagang yang berhasil.
“Ini adalah kabinet terhebat yang dipimpin Presiden terhebat yang pernah ada,” ucap Lutnick.
Rapat kabinet terus berjalan. Satu per satu menteri memaparkan¬l capaian dan program baru mereka. Kelopak mata Trump pun makin berat.
Dia terlihat mengangguk-angguk saat Menteri Perumahan dan Pembangunan Perkotaan Scott Turner, Menteri Pertanian Brooke Rollins, Menteri Keuangan Scott Bessent, Menteri Tenaga Kerja Lori Chavez-DeRemer dan Administrator Badan Perlindungan Lingkungan Lee Zeldin memberikan paparan mereka selama hampir 1 jam 45 menit.
Pada saat Menteri Pendidikan Linda McMahon dan Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Robert F. Kennedy Jr. berbicara, Trump tampak diam dengan mata tertutup selama 10 hingga 15 detik, sebelum akhirnya mengangguk.
Baca juga : Sambut 12.12 Super Sale, Traveloka Tawarkan Destinasi Liburan Domestik Dan Internasional
Tepat sebelum pukul 1:45 dini hari waktu Washington DC, Menteri Luar Negeri Marcon Rubio giliran memaparkan. Sorotan video makin jelas merekam Trump yang memejamkan mata.
Ketika dimintai tanggapan, Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menegaskan bahwa Trump tidak tidur selama rapat.
“Presiden Trump mendengarkan dengan seksama dan memimpin rapat Kabinet maraton selama tiga jam,” bela Leavitt.
Dia juga memuji pernyataan penutup Trump dalam konferensi pers setelah rapat, yang menyerang Partai Demokrat dan menuding mereka membiarkan migran Somalia radikal memasuki AS.
Trump ngomel-ngomel mengenai para imigran Somalia dalam rapat kabinet. Dia menegaskan, para imigran itu tidak membawa manfaat dan seharusnya tidak diterima di Negeri Paman Sam.
Menurut Leavitt, momen tersebut menjadi momen pamungkas rapat kabinet kesembilan Trump di masa jabatan keduanya sebagai Presiden.
Trump juga mengecam para wartawan yang menyinggung kantuknya selama rapat kabinet kemarin. “Saya jauh lebih fit dari 25 tahun lalu. Saya cekatan, mereka (media) yang tidak cekatan,” ketus Trump.
“Kalian gila ya? Terobsesi dengan kesehatan saya,” omel Trump dikutip dari Reuters, Kamis (4/12/2025).
Baca juga : Mendagri: Mereka Tetap Kerja Dengan Kemampuan Seadanya
Video Trump tak kuat menahan kantuk jadi bahan omongan netizen. Amy Siskind, penulis dan aktivis AS, menertawai Trump.
“OMG, dia tertidur lagi. Bahkan saat rapat kabinet. Kakek Trump,” tulisnya di Facebook, Rabu (3/12/2025). Netizen lain menimpali, “itu jadwal tidurnya.”
Komedian dan pengisi acara Jimmy Kimmel ikut mencibir gaya Trump selama rapat di YouTube, Rabu (3/12/2025). “Coba tolong jelaskan bagaimana ciri-ciri Joe si pengantuk? Anda juga mengantuk,” canda Kimme.
Netizen lain menyahuti candaan Kimmel. “Dia sedang rapat di alam mimpi,” timpalnya. “Apakah Trump tua butuh kopi dan pijatan sebelum tidur,” sindir lainnya.
Beberapa pembelaan muncul di akun Truth Social Trump. Di akun ini, Trump juga memposting video rapat kabinetnya.
“Ayolah, kalian juga akan mengantuk kalau harus rapat hingga pagi,” bela Imelda Jean di Truth Social, Kamis (4/12/2025).
“Dia bekerja keras untuk kembalikan kejayaan negara ini. Berpikir positif untuk negaramu, apakah itu sulit?” bela akun jolly_98in.
Bukan Yang Pertama
Ini bukanlah kali pertama kamera menangkap Trump tertidur. Awal November kemarin, Trump juga terekam menahan rasa kantuk saat konferensi pers mengenai pemotongan harga obat penurunan berat badan di Gedung Putih, Washington DC.
Baca juga : Kenang Mendiang Putrinya, Bapak Asuh Singapura Bantu Pelajar Bintan
Konferensi pers yang berlangsung live di sejumlah stasiun televisi lokal disaksikan jutaan mata. Jajaran pejabat terkait pemotongan obat penurun berat badan bagi pemegang layanan Medicare dan Medicaid ini, melakukan paparan selama kurang lebih 20 menit.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.