Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kenang Mendiang Putrinya, Bapak Asuh Singapura Bantu Pelajar Bintan
Rabu, 3 Desember 2025 11:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Yayasan Bintan Resort menerima bantuan beasiswa untuk sembilan pelajar dari seorang Bapak Asuh asal Singapura. Bantuan tersebut diberikan atas nama Renuka d/o Satianathan Education Estate, sebagai bentuk dedikasi Satianathan kepada mendiang putrinya, seorang atlet lari Singapura yang wafat pada Maret 2025.
Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 292.026.000. Dana itu diprioritaskan untuk siswa SD, SMP, SMA Tunas Bangsa, serta mahasiswa di Politeknik Bintan Cakrawala.
Satianathan mengatakan, keputusan memilih Indonesia bukan semata keinginan pribadi, melainkan bentuk penghormatan pada jejak sang putri yang pernah tampil di SEA Games Palembang.
“Saya menghampiri beberapa sekolah di Singapura dan saya menyadari bahwa sebenarnya sebagian besar sekolah di Singapura memiliki pendanaan yang cukup untuk membantu pelajar. Jadi saya berpikir, kenapa tidak mempertimbangkan Indonesia,” kata Nathan, sapaan akrabnya, Rabu (3/12/2025).
Baca juga : Kemenag Tetapkan Cianjur sebagai Kota Wakaf, Aset Siap Dikelola Produktif
Ia menyebut Indonesia menyimpan kenangan khusus bagi Renuka. Selain itu, menurutnya, hubungan erat Singapura dan Indonesia sebagai keluarga ASEAN sejak 1965 menjadi alasan lain bantuan pendidikan itu diarahkan ke Bintan.
“Jadi saya pikir itu adalah sebuah sejarah yang baik. Karena ini uangnya, jadi saya harus mendekati beberapa sekolah,” ujarnya.
Setelah Bintan, Satianathan berencana memperluas program serupa ke Yogyakarta dan Bangka Belitung. Ketua Yayasan Bintan Resort, Aditya Laksamana menyambut baik inisiatif tersebut.
Dia menegaskan bahwa pendidikan adalah jalan utama untuk tumbuh, bermimpi, dan memperluas kesempatan hidup bagi anak-anak di kawasan Bintan.
Baca juga : Polri Pasang Starlink, Warga Terdampak Akhirnya Bisa Telepon Keluarga
“Kami berharap program ini dapat berkembang, menjangkau lebih banyak siswa, dan menjadi salah satu pondasi utama dalam misi pendidikan kami di Bintan,” ucap Aditya.
Dia menjelaskan, sejak berdiri pada 2001, yayasan telah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan pendidikan masyarakat sekitar, mulai dari TK hingga Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Program pendidikan yayasan kini memiliki nilai sekitar Rp 3 miliar per tahun.
Karena itu, dukungan luar seperti dari Satianathan menjadi penguat penting dalam memperluas jangkauan penerima manfaat. Aditya berharap, beasiswa tersebut benar-benar dapat memacu motivasi belajar siswa agar tidak putus sekolah dan mampu mengubah masa depan mereka.
“Kemudian satu lagi adalah ketika nanti sudah sukses, tentunya dia juga merasa harus membantu orang lain juga. Rasa itu yang harus kita tumbuhkan,” tuturnya.
Baca juga : PLN Icon Plus Gerak Cepat Salurkan Bantuan Banjir di Medan
Dalam kunjungannya ke Bintan, Satianathan juga menanam pohon bakau di kawasan Politeknik Bintan Cakrawala. Kegiatan itu, kata Aditya, bukan hanya simbol kepedulian lingkungan, tetapi juga pendidikan bagi para siswa agar memahami pentingnya keberlanjutan.
“Pariwisata ini butuh hijau, kemudian butuh keberlanjutan untuk kehidupan laut. Terutama kehidupan yang ada di dalam mangrove itu sendiri. Kepiting, udang, ikan, dan sebagainya. Itu kan tempat pembibitan, tempat berkembang biaknya hasil laut. Itu sangat penting buat kita,” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya