RM.id Rakyat Merdeka - Michael Moreau (49) mencetak sejarah dengan berenang mengelilingi sungai diManhattan, New York, Amerika Serikat, sejauh 46,66 kilometer (km) dalam kondisi tangan diborgol.
Melansir New York Post, aksinya dimulai pada 9 September 2025. Dia berenang dari ujung selatan Manhattan menyusuri East River, melewati Harlem. Lalu, Moreau kembali turun melalui Sungai Hudson hingga menuntaskan jarak sekitar 45 km.
“Saya mendengar kisah-kisah tentang orang-orang yang tidak menyerah menguji batas kemampuan mereka. Saya berpikir, ‘Kenapa saya tidak bisa melakukan hal ini?’” kata Moreau, seperti dikutip New York Post, Selasa (2/12/2025).
Baca juga : MBS Telepon Prabowo, Sampaikan Belasungkawa Dan Dukungan Moril
Di kemudian hari, Moreau kembali menekuni olahraga ini setelah melihat perenang terkenal Diana Nyad dan Ross Edgley di media sosialnya. “Saya berpikir, ‘Ini wilayah yang belum pernah saya jelajahi. Ini sesuatu yang saya rasa perlu saya kejar,’” ujar Moreau.
Dorongan untuk melakukan sesuatu yang lebih ekstrem dan tidak biasa membawanya pada ide berenang dengan tangan diborgol. Dia terinspirasi oleh rekor sebelumnya yang dibuat perenang Mesir, Shehab Allam.
Moreau menargetkan sesuatu yang jauh lebih besar, yakni mengelilingi seluruh perimeter Manhattan untuk memecahkan rekor dunia. Untuk mewujudkannya, dia melakukan persiapan yang sangat berat.
Baca juga : Sarwendah, Mesra Dengan Gio Di Medsos
Moreau pindah tempat tinggal agar mudah mengakses kolam renang yang buka 24 jam. Pria itu berlatih di laut dengan kondisi cuaca dan arus yang keras, serta menempuh puluhan kilometer latihan setiap minggu sambil tetap menjalani pekerjaan sehari-hari.
“Saya belajar menyesuaikan diri dan keluar dari pola pikir lama, lalu fokus pada renang. Bagaimana menghadapi ombak, bagaimana menghadapi arus dan pernapasan,” tutur Moreau.
Pada hari pelaksanaan, Moreau berenang didampingi tim pendukung dan juri Guinness World Records. Dia merasakan euforia, tetapi juga menghadapi kondisi yang sangat berat.
Baca juga : Kemensos Bangun Kamp Pengungsian Di Tanah Merah, Tapteng
Moreau harus melawan arus balik di kawasan Harlem. Bahaya lain muncul di Sungai Hudson, karena arus kuat akibat proyek konstruksi, hampir menyeretnya ke bawah tongkang.
Meski kelelahan, Moreau terus memacu diri. Di bagian akhir, dia meningkatkan kecepatan dan menyelesaikan tantangan ini di bawah 10 jam. Dengan sprint terakhir, dia akhirnya menyentuh garis akhir dalam waktu 9 jam 41 menit.
Pencapaian tersebut sekaligus mengantarkannya meraih dua rekor Dunia Guinness. Yaitu, perenang yang menyelesaikan renang di perairan terbuka terpanjang dengan tangan diborgol dan orang pertama serta tercepat yang mengelilingi perairan Manhattan dalam kondisi terbelenggu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.