RM.id Rakyat Merdeka - Badan Kerja Sama Internasional Jepang atau Japan International Cooperation Agency (JICA) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia (KKP) menyelenggarakan pelatihan keterampilan praktis bagi 18 tenaga perikanan Timor Leste pada 8-22 Desember lalu.
Dalam pelatihan yang diadakan di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal, Jawa Tengah, ini, para peserta belajar ketrampilan praktis seperti cara mengunakan jaring dan alat tangkap yang tepat.
Mereka juga mempelajari teknik pengolahan hasil tangkapan, cara perbaikan dan pemeliharaan kapal, sampai dengan prosedur keselamatan. Dalam keterangan tertulis JICA, Kamis (8/1/2026), pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para peserta pelatihan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM KP (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta mengatakan, penguatan kemampuan nelayan adalah kunci membangun ekonomi biru. Indonesia dan Timor Leste memiliki kesamaan geografis dan budaya maritim.
Baca juga : Resmi Jadi Lembaga LAZNAS, NPC Perluas Jangkauan Kemanusiaan
"Karena itu, Indonesia menjadi tempat belajar yang relevan untuk mendukung peningkatan kapasitas masyarakat pesisir Timor Leste,” terangnya.
Peserta mendapatkan arahan dari para instruktur berpengalaman yang juga memperoleh pengalamannya dari kerja sama yang panjang dengan JICA di bidang kelautan dan perikanan.
Perwakilan JICA Inoue Yumiko menambahkan, hasil pelatihan di Indonesia ini, nantinya akan terus dilakukan pemantauan tindak lanjut, di bawah kerangka kerja sama teknis JICA di Timor Leste, yaitu “Proyek Pengembangan Perikanan Pesisir Berkelanjutan menuju Ekonomi Biru.”
Pada upacara penutupan pelatihan, Kepala Kepala Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan Lilly Aprilya Pregiwati, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, KKP, memberikan apresiasi tinggi karena pelatihan ini tidak hanya merupakan bentuk dukungan teknis bagi Timor Leste.
Baca juga : Rusia Minta AS Klarifikasi Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro
"Tetapi juga berkontribusi besar dalam membangun hubungan yang saling mengenal antara pemangku kepentingan dari kedua negara," paparnya.
Lilly juga menyatakan niat KKP Indonesia untuk terus mendorong kerja sama Selatan-Selatan di bidang perikanan dengan Timor Leste secara lebih aktif, sebagai kelanjutan dari pelatihan ini.
Sejak merdeka pada 2002, Timor Leste menempatkan keamanan pangan dan pemanfaatan sumber daya perikanan secara berkelanjutan sebagai isu penting dalam pembangunan nasional.
Indonesia dan Timor Leste memiliki kondisi geografis dan alam yang serupa, serta menghadapi tantangan yang sama di bidang perikanan pesisir, termasuk pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan dan pengembangan sumber daya manusia.
Baca juga : Ekonomi Indonesia 2025: Tangguh, Stabilitas Terjaga, Pertumbuhan Terus Menguat
Melalui pelatihan ini, dengan dukungan JICA, diharapkan kerja sama Selatan-Selatan antara Indonesia dan Timor Leste yang saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengatasi tantangan bersama akan semakin berkembang di masa depan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.