Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Resmi Jadi Lembaga LAZNAS, NPC Perluas Jangkauan Kemanusiaan
Selasa, 6 Januari 2026 18:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Nusantara Palestina Center (NPC) mengadakan grand launching di Hotel Grand Mercure, Jakarta, untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas, usai resmi memperoleh izin sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) pada 2 Desember 2025 lalu.
Ketua Dewan Pembina NPC Abdillah Onim mengatakan, momentum ini merupakan kelanjutan dari penetapan legalitas NPC sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1757 Tahun 2025.
SK tersebut, sebelumnya telah diserahkan secara simbolis oleh Direktur Zakat dan Wakaf Kemenag Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur kepada Ketua Dewan Pembina NPC Abdillah Onim, atau yang akrab disapa Bang Onim, dalam acara Public Expose Zakat Desember 2025 lalu.
Acara grand launching ini menjadi ajang konsolidasi kemanusiaan yang strategis. Menghadirkan sekitar 300 tamu undangan, mulai dari pemangku kebijakan nasional (Kementerian Agama dan lembaga negara terkait), tokoh agama, mitra lembaga filantropi, hingga jajaran tokoh mitra besar NPC.
Onim optimistis, hal ini menjadi tongggak baru dalam penggalangan dana umat ke depannya. Menurutnya, grand launching ini bukan sekadar peresmian administratif, melainkan deklarasi kesiapan NPC dalam mengelola dana umat secara lebih profesional, transparan dan akuntabel di tingkat nasional.
Baca juga : Allano Lima Tegaskan Peran Jakmania dalam Kemenangan Persija
“Alhamdulillah, izin LAZNAS ini menjadi dorongan besar bagi kami untuk memperkuat program pendidikan, kesehatan, dan bantuan kemanusiaan. Kami berkomitmen bekerja lebih profesional dan terukur," ujar Onim, di Jakarta, Selasa (6/1/2025).
Ia mengungkapkan, visi besar ke depan, LAZNAS NPC ini adalah berkomitmen memperkuat ekosistem filantropi di Indonesia.
“Dengan dukungan legalitas dari Kementerian Agama, NPC akan mengintegrasikan program-program bantuan untuk Palestina dengan pemberdayaan masyarakat Indonesia, memastikan setiap dana zakat, infak dan sedekah tersalurkan tepat sasaran sesuai syariat,” ujarnya.
Ia juga memastikan, terbentuknya Laznas NPC ini tak lain bentuk lembaga ini patuh terhadap regulasi yang ada di Indonesia. Dengan terbitnya izin LAZNAS skala nasional ini, kata dia, NPC juga akan segera menyusun roadmap program jangka panjang dan memperkuat jaringan kolaborasi antar-lembaga.
Lebih lanjut Ohim mengatakan, sebelum menjadi Laznas, NPC didirikan dan berbadan hukum resmi sejak 8 Maret 2018.
Baca juga : BRI Super League, Persita Bungkam Arema di Kanjuruhan
Sebagai lembaga filantropi kemanusiaan, NPC didirikan Bang Onim, seorang relawan yang aktif di Gaza, Palestina, sejak tahun 2008.
Selama ini, NPC menyelenggarakan kegiatan kemanusiaan dengan berbagai pendekatan seperti edukasi, charity, pemberdayaan dan emergency.
"Saat ini, kami melakukan dua pilot project NPC, yaitu nusantara care dan palestina care," ujarnya.
Kini, Laznas NPC adalah lembaga amil zakat yang bergerak di bidang kemanusiaan, resmi berstatus nasional dan menjalankan program-program yang terintegrasi antara bantuan untuk Palestina dan pemberdayaan di Indonesia.
Di kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif NPC Masri Udin mengatakan, transformasi ini merupakan amanah dari masyarakat yang harus dijaga. Sehingga, amanah ini akan dijalankan dengan baik untuk bangsa.
Baca juga : Wapres Gibran Hadiri Natal, Tekankan Toleransi di Bitung
"Semoga dengan tranformasi ini, Laznas NPC bisa berkontribusi bagi Indonesia dan kami bisa menjadi mitra pemerintah untuk pelayanan sosial.bagi mereka yang membutuhkan," ucapnya.
Sementara itu, Kasubdit Kelembagaan dan Informasi Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Abdul Fattah menekankan, dengan penerbitan SK Laznas ini diharapkan bisa menjadi lembaga yang amanah.
"Kami berharap, NPC bisa memperluas manfaat zakat yang sejalan dengan astacita yang bisa dirasakan oleh masyarakat bawah," ujar Abdul Fattah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya