BREAKING NEWS
 

Dubes Sergei Tolchenov Ajak Mahasiswa & Akademisi Mengenal Kampus MGIMO

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Selasa, 3 Februari 2026 06:37 WIB
Dubes Sergei Tolchenov pada acara MGIMO Day, di Rumah Rusia, Jakarta, Senin (2/2/2026). (Larasati Dyah Utami/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia menyelenggarakan Moscow State Institute of International Relations (MGIMO) Day di Rumah Rusia, Jakarta, Senin (2/2/2026).

Dalam acara ini, Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov mengajak para mahasiswa dan akademisi Indonesia mengenal MGIMO, kampus top di Rusia, pencetak diplomat dan pemimpin dunia. Untuk pertama kalinya Kedubes Rusia menggelar MGIMO Day di Jakarta, Indonesia.

Kampus top di Rusia itu tidak hanya mencetak tenaga profesional untuk layanan publik dan dinas luar negeri Federasi Rusia. Termasuk untuk perusahaan, lembaga, kementerian, bahkan sektor swasta.

"Saya sangat senang melihat MGIMO bersama sekolah menengah dan universitas di Federasi Rusia, berupaya membangun kerja sama bilateral dengan Indonesia. Merekrut mahasiswa Indonesia," kata Dubes Tolchenov dalam sambutannya.

Dubes Tolchenov merupakan alumnus MGIMO. Dia menyelesaikan pendidikan tinggi sebelum memulai karier diplomatik pada 1988. Dia mengatakan, kerja sama di bidang pendidikan merupakan salah satu pilar terpenting dalam hubungan bilateral antara Moskow dan Jakarta.

"Setiap tahun, Rusia menyediakan ratusan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia. Termasuk di MGIMO," ujarnya.

Baca juga : Dubes Belanda Marc Gerritsen Bahas Konflik Gaza & Timteng Dengan Wamenlu

Dubes Tolchenov mengatakan, terdapat beberapa jalur bagi mahasiswa Indonesia untuk menempuh studi di MGIMO. Salah satunya melalui olimpiade di bidang kebijakan luar negeri dan ilmu humaniora yang diselenggarakan MGIMO.

Selain itu, tersedia pula beasiswa yang dapat diakses melalui pendaftaran daring di situs resmi MGIMO. Kendati begitu, dia menegaskan, proses seleksi tetap ketat melalui wawancara untuk mendapatkan mahasiswa terbaik.

"Saat ini, MGIMO memiliki mahasiswa dari sekitar 18 negara. Mereka berasal dari kawasan Asia Tenggara (ASEAN), Afrika, Amerika Latin, bahkan Eropa," ungkapnya.

Untuk Indonesia, ada sekitar 11 mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di MGIMO. Sebagian besar melalui program magister berbahasa Inggris bertajuk Strategic Partnership between Russia and ASEAN.

Adsense

“Mulai tahun ini, peluang menjadi jauh lebih luas. Mahasiswa Indonesia dapat mendaftar pada program sarjana, magister, hingga doktoral, baik dalam bahasa Rusia maupun bahasa Inggris,” jelasnya.

MGIMO Day bertujuan meningkatkan kapasitas dan pembangunan kapabilitas generasi muda Indonesia. Dubes Tolchenov memastikan, pihaknya siap mendukung kegiatan semacam ini di Indonesia.

Baca juga : Dubes Rusia Sergei Tolchenov Ramah Tamah Dengan Jurnalis Jelang Tutup 2025

Dia merasa senang apabila semakin banyak mahasiswa Indonesia yang nantinya menjadi mahasiswa di Rusia, khususnya di MGIMO.

"Ke depan, para lulusan ini tidak hanya akan berkontribusi pada diplomasi Indonesia di dunia modern. Termasuk di BRICS dan berbagai organisasi multilateral lainnya," ujarnya.

Kepala Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Rusia di Jakarta Nikita Shilikov juga alumnus MGIMO. Dia menambahkan sambutan Dubes Tolchenov.

Menurutnya, MGIMO merupakan salah satu universitas paling bergengsi di dunia. Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Henry Kissinger, menurut Nikita Shilikov, pernah mengatakan bahwa MGIMO adalah “Harvard-nya Rusia”.

Sejak didirikan pada tahun 1944, kampus itu terus berkembang menjadi institusi multidisipliner dengan beragam program studi di bidang politik, hubungan internasional dan humaniora.

Universitas ini memiliki empat kampus. Dua kampus berlokasi di Moskow, Rusia. Satu kampus MGIMO berlokasi di Astana, Kazakhstan dan satu di Tashkent, Uzbekistan.

Baca juga : Dubes Rusia Sergei Tolchenov Rayakan 62 Tahun Berdirinya RS Persahabatan

MGIMO menyediakan 48 program keahlian dan 68 program magister. Dari diplomasi klasik hingga bidang-bidang modern, seperti kebijakan energi dan diplomasi energi.

"Saya yakin ini akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi Anda untuk mendengar langsung dari para alumni dan mengetahui berbagai peluang yang dapat Anda peroleh melalui pendidikan di Universitas MGIMO," ujarnya.

MGIMO Day juga menampilkan presentasi mengenai program pendidikan, kehidupan mahasiswa dan kuis interaktif seputar hubungan Rusia dan Indonesia.

Hadir pula Wakil Direktur Institut Internasional Kebijakan dan Diplomasi Energi MGIMO Sergei Vasiliev. Dia memberikan kuliah umum tentang kebijakan dan diplomasi energi kepada para ratusan mahasiswa dan akademisi yang hadir di acara tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense