Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes Sergei Tolchenov Jajaki Peluang Investasi Di Aceh & Luncurkan Buku
Jumat, 31 Oktober 2025 06:46 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Rusia menaruh perhatian besar pada Aceh sebagai salah satu pintu kerja sama ekonomi baru dengan Indonesia. Hal itu diungkapkan Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov dalam briefing rutin di kediamannya di Jakarta, Rabu (29/10/2025).
Dubes Tolchenov mengatakan, delegasi dari Provinsi Aceh menjadi salah satu peserta penting dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-10 di Vladivostok, Rusia, pada 3–6 September 2025. Delegasi yang dipimpin Wali Nanggroe Aceh Tengku Malik Mahmud Alhaitar ini menandatangani Nota Kesepahaman kerja sama investasi dengan Oblast Ivanovo, Rusia. Oblast itu memiliki luas wilayah 21.800 kilometer persegi (km²). Dengan jumlah penduduk sebanyak 1.148.329 jiwa (2002). Tiga kota terbesar di Oblast adalah Ivanovo, Kineshma dan Shuva.
“Delegasi Aceh datang dengan semangat besar untuk menjajaki peluang kerja sama ekonomi. Kami akan terus memfasilitasi kontak dan potensi kerja sama yang muncul dari forum ini,” ujar Dubes Tolchenov.
Baca juga : PEMA Temui Delegasi DPR Arizona, Jajaki Peluang Bisnis Teknologi Di Aceh
Dia juga akan berkunjung langsung ke Aceh dalam waktu dekat untuk memahami potensi kerja sama di sektor investasi, pendidikan dan budaya. Menurutnya, Aceh telah memiliki hubungan baik dengan Republik Tatarstan, wilayah mayoritas Muslim di Rusia.
Selain kerja sama terkait keagamaan, kedua wilayah itu telah bekerja sama dalam bidang pendidikan olahraga. Namun, Dubes Tolchenov ingin Rusia memperluas kerja sama di bidang lainnya dengan Aceh.
“Saya akan melapor ke Moskow agar beberapa provinsi dan perusahaan Rusia bisa lebih memperhatikan Aceh,” ucapnya.
Baca juga : Gubernur Andra Soni: Banten Kawasan Investasi Menjanjikan
Dalam kesempatan yang sama, Kedutaan Besar Rusia juga meluncurkan dua buku baru dalam rangka memperingati 75 tahun hubungan diplomatik Rusia–Indonesia. Dua karya tersebut adalah Kosa Kata Karya Sastra Indonesia yang ditulis Viktor Pogadaev dan Vilen Sikors, serta Hubungan Indonesia–Rusia: Pandangan Masyarakat Indonesia.
Dubes Tolchenov mengatakan, peluncuran buku itu sebagai bentuk penghargaan atas hubungan budaya yang panjang antara kedua negara.“Buku ini merefleksikan persahabatan yang tidak hanya di bidang politik, tetapi juga dalam kebudayaan dan pemikiran,” katanya.
Selain membahas kerja sama daerah, Dubes Tolchenov menyinggung sejumlah isu global. Termasuk peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dubes yang resmi bertugas di Indonesia pada 8 Agustus 2024 ini menilai, meski lembaga itu sering dikritik lamban, PBB masih menjadi fondasi penting tatanan dunia.
Baca juga : Dubes Polandia Tanya Dimitrova Paparkan Peluang Pertukaran Mahasiswa & Dosen
“Rusia tetap berkomitmen mendukung PBB sebagai wadah utama penyelesaian konflik internasional,” tuturnya.
Dubes Tolchenov juga menyambut baik keanggotaan resmi Timor-Leste di ASEAN yang diumumkan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 26 Oktober lalu. Diplomat yang pernah bertugas di Kamboja dan Vietnam itu menyebut, langkah tersebut membuka peluang kerja sama baru antara Rusia dengan Timor-Leste.
“Mendirikan kedutaan di Timor-Leste memang tidak mudah, tapi kami yakin itu akan memperkuat kemitraan ekonomi di kawasan,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya