RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia menegaskan posisinya sebagai mitra strategis Venezuela di sektor energi. Hal itu ditandai dengan pertemuan delegasi PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) dengan Pelaksana Tugas Presiden Venezuela Delcy Rodriguez di Istana Miraflores, Kamis (29/1/2026).
Delegasi PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) yang dipimpin Direktur Utama PIEP Syamsu Yudha turut didampingi Duta Besar RI untuk Venezuela Fikry Cassidy.
Pertemuan itu juga dihadiri Presiden Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodríguez, Wakil Presiden Bidang Ekonomi Calixto Ortega, Menteri Ekonomi dan Keuangan Anabel Pereira Fernández, serta Presiden Petróleos de Venezuela, S.A. (PDVSA) Héctor Obregón.
Baca juga : Snowville Sentul Hadirkan Sensasi Salju Asli Pertama Di Indonesia
"Agenda pertemuan ini menegaskan komitmen Indonesia sebagai mitra strategis utama Venezuela di sektor energi. Pembahasan difokuskan pada dukungan keberlanjutan operasional Pertamina di Venezuela, sekaligus penjajakan peluang kerja sama baru di bidang energi," pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI).
Kedua negara juga sepakat mendorong implementasi berbagai proyek serta memperkuat kerja sama pengembangan minyak dan gas bumi dalam kerangka kerja sama Selatan–Selatan.
Usai pertemuan, otoritas Venezuela menegaskan kembali komitmen mereka untuk menjaga kepastian serta stabilitas regulasi. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat realisasi proyek-proyek strategis yang tercantum dalam agenda pengembangan energi nasional Venezuela.
Aset Pertamina Di Venezuela
Baca juga : Integrated Terminal Balongan Perkuat Layanan Energi Jawa Barat
Sebagai informasi, PT Pertamina (Persero) melalui afiliasinya, PIEP memiliki aset migas di Venezuela melalui kepemilikan saham pada perusahaan migas asal Prancis, Maurel & Prom (M&P). Perusahaan tersebut mengelola sejumlah aset hulu minyak dan gas di negara Amerika Latin itu.
PIEP tercatat sebagai pemegang saham mayoritas Maurel & Prom (M&P) dengan kepemilikan mencapai 71,09 persen.
Mengutip situs resmi PIEP, melalui kepemilikan tidak langsung di M&P, Pertamina memiliki pengelolaan pada beberapa lapangan minyak di Venezuela.
Baca juga : UMKM Pertapreneur Aggregator Pertamina Berdayakan Warga Binaan
Di Venezuela, M&P mengantongi saham 50 persen di Iberoamerica Petroregional (Urdaneta West). Dari aset tersebut, M&P berhak atas sekitar 32 persen produksi bersih.
Selain itu, M&P turut mengelola Blok 70/80 melalui Legopetrol dengan kepemilikan saham 10 persen, menghasilkan produksi sebesar 26,35 persen atau setara 2,635 persen untuk M&P.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.