RM.id Rakyat Merdeka - Gempa dahsyat bermagnitudo 7,1 mengguncang wilayah lepas pantai Malaysia, Senin (23/2/2026) pukul 00.57 waktu setempat.
Menurut laporan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa tersebut berjarak 55 kilometer (34 mil) arah barat laut Kota Belud di negara bagian Sabah, Kalimantan.
Baca juga : Gempa Terkini Guncang Sukabumi, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Sementara menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berkedalaman 628 km itu berada pada koordinat 6.99LU, 116.27BT. Atau berjarak 392 km arah barat laut Tanatidung Kalimantan Utara.
Terkuat Setelah Gempa M7,6 Jepang
Pakar Gempa Bumi yang juga mantan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, gempa M7,1 yang menggoyang Malaysia adalah gempa terkuat setelah gempa M7,6 Jepang pada 8 Desember 2025.
Baca juga : GPIPS Jadi Strategi Baru Kendalikan Inflasi Dan Perkuat Ketahanan Pangan
"Gempa bumi berkekuatan M7,1 baru saja guncang Malaysia pada kedalaman sekitar 620 km, menyusul serangkaian gempa dalam serupa di barat daya sekitar Fiji dengan magnitudo M6,2 dan M6,0 pada bulan ini. Ini adalah gempa terkuat yang terjadi sejak gempa Jepang berkekuatan M7,6 pada 8 Desember 2025," tulis Daryono via platform media sosial X, Senin (23/2/2026).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.