BREAKING NEWS
 

Pentagon Belum Tentukan Akhir Operasi Iran, Hegseth: Tergantung Presiden Trump

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Senin, 2 Maret 2026 22:05 WIB
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth (Foto: YouTube Department of War)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth enggan menjelaskan secara pasti, kapan Amerika Serikat (AS) akan mengakhiri operasi tempur melawan Iran. Menurutnya, keputusan terkait hal tersebut bergantung pada keputusan Presiden Donald Trump. 

Sekadar latar, dalam wawancaranya dengan Daily Mail pada Minggu (1/3/2026), Trump memperkirakan operasi militer di Iran akan berlangsung selama empat minggu, dengan mempertimbangkan luas wilayah Iran.

"Presiden Trump memiliki keleluasaan untuk bicara soal itu. Bisa empat minggu, dua minggu, atau enam minggu. Bisa lebih cepat atau lebih lambat," kata Hegseth kepada wartawan, dalam konferensi pers Pentagon bersama Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine, Senin (2/3/3026). 

Baca juga : Jelang Akhir Pekan, Rupiah Turun Ke Rp 16.779

"Yang pasti, kami akan menjalankan perintah Presiden atas tujuan-tujuan yang akan dicapai, dan atas kemampuan yang tampaknya tidak dimiliki presiden lain," imbuhnya.

Adsense

Dalam operasi tempur Iran, Hegseth memastikan AS akan mengelola eskalasi yang dapat membuka jalan bagi tujuan yang akan dicapai. 

"Anda bisa saja memperdebatkan soal empat minggu lima minggu, tapi Trump memiliki keleluasaan penuh. Saya senang punya presiden seperti dia. Tidak ada komunikator yang lebih baik dari presiden kami, dalam menyampaikan hal-hal semacam itu," tutur Hegseth. 

Baca juga : Nyoman Parta Serukan Akhiri Rasisme terhadap Pendatang di Bali

Dalam memastikan misi operasi militer tercapai, Hegseth mengatakan, pihaknya akan menjalankan rencana dengan sangat hati-hati.

"Kami tahu, kami punya rencana, kami punya jenderal, kami punya ketua, kami punya komandan, Laksamana Cooper yang menjalankan rencana dengan sangat hati-hati untuk memastikan tercapainya tujuan. Tapi, kami tidak akan pernah mengatakan di depan wartawan, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengakhiri operasi militer," tandas Hegseth. 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense