Dark/Light Mode

Cak Imin Bawa Pasukan Ke Istana, PKB Tegaskan Dukung Penuh Prabowo Subianto

Kamis, 5 Februari 2026 06:40 WIB
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (tengah) didampingi sejumlah Ketua DPW PKB seluruh Indonesia memberikan keterangan pers usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/2/2026). (Foto: Antara Foto/Galih Pradipta/bar)
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (tengah) didampingi sejumlah Ketua DPW PKB seluruh Indonesia memberikan keterangan pers usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/2/2026). (Foto: Antara Foto/Galih Pradipta/bar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, membawa jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) serta perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB ke Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin memperkenalkan pasukan partainya, sekaligus menyampaikan komitmen PKB untuk mendukung pemerintahan serta program-program Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

“Beberapa hal telah kami sampaikan. PKB mendukung penuh semua keputusan kebijakan dan program-program yang secara langsung dinikmati oleh rakyat. Bahkan, kami siap menyukseskan upaya lanjutan dari seluruh program strategis tersebut,” beber Cak Imin. 

Pada kesempatan yang sama, Cak Imin juga menyatakan dukungannya terhadap keputusan Presiden Prabowo untuk bergabung dengan Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. 

Baca juga : ID Food Siap Gencarkan Gerakan Pangan Murah

"Presiden Prabowo memahami isu-isu geopolitik global. Oleh karena itu, PKB mendukung penuh, baik melalui jalur legislatif maupun melalui berbagai gerakan sosial dan keagamaan di semua level di Indonesia,” ujarnya. 

Muhaimin juga mendukung kebijakan ekonomi pemerintahan Prabowo. PKB, kata dia, menilai Prabowo tengah melakukan perubahan terhadap sistem ekonomi konstitusi. Yakni, melanjutkan sistem ekonomi konstitusi sebagaimana diatur dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. 

“Pokok utama pertemuan kami adalah melanjutkan agenda politik PKB bersama agenda politik Presiden, " katanya. 

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia ini mengaku puas dengan kepemimpinan Prabowo. Dia yakin, Prabowo akan sukses memimpin Indonesia, bahkan hingga 10 tahun ke depan. "Kami yakin Pak Prabowo akan sukses memimpin bangsa ini bukan hanya lima tahun, tetapi hingga sepuluh tahun ke depan,” tandas Muhaimin. 

Baca juga : Pemerintah Targetkan PLTSa Beroperasi 2027

Diketahui, Cak Imin hadir bersama pengurus DPP dan DPW PKB se-Indonesia ke Istana Kepresidenan Jakarta untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto. Dia tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 11.50 WIB dengan mengenakan jas hijau khas PKB. 

Awalnya Cak Imin datang sendiri, kemudian disusul oleh pengurus PKB lainnya. Dia mengungkapkan, seluruh pengurus DPP dan DPW PKB yang baru dilantik pada Selasa, 3 Februari 2026, turut hadir dalam pertemuan tersebut. Audiensi dilakukan dalam rangka rapat kerja nasional (Rakernas) PKB, sekaligus memperkenalkan pengurus baru DPW PKB. 

Sementara itu, Wakil Ketua Harian DPP PKB, Najmi Mumtaza Rabbany menjelaskan, pertemuan tersebut menunjukkan niat baik partainya, kehendak politik yang kuat, visi kepemimpinan yang jelas, serta keberpihakan Presiden kepada masyarakat, khususnya kelompok miskin dan rentan. 

Menurut Najmi, Presiden Prabowo memiliki komitmen serius untuk memastikan pembangunan nasional tidak meninggalkan siapa pun. Keberpihakan kepada rakyat kecil, kata dia, bukan sekadar retorika, tetapi menjadi fondasi utama dalam arah kebijakan yang dibangun. 

Baca juga : Petugas Bongkar Rumah Semi Permanen Tepi Kali

Najmi melanjutkan, di tengah kondisi dunia yang sedang tidak baik-baik saja, ditandai oleh ketidakpastian ekonomi global, konflik geopolitik, dan tekanan sosial, Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang kuat, stabil, dan berani mengambil keputusan strategis. 

“Oleh karena itu, semua pihak, termasuk kaum muda, perlu bersatu dan memberikan dukungan penuh agar agenda besar membawa Indonesia menjadi negara maju dan sejahtera dapat terwujud. Ini bukan hanya tanggung jawab Presiden, melainkan tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia,” lanjutnya. 

Kaum muda, kata Najmi, tidak boleh menjadi penonton dalam proses pembangunan bangsa. Dia mengatakan, dukungan politik, partisipasi aktif, serta sikap optimistis generasi muda menjadi modal penting dalam menjaga arah perjalanan Indonesia ke depan. 

“Di tengah dunia yang sedang sengkarut dan penuh ketidakpastian, Indonesia tidak boleh ikut gamang. Kita harus melangkah maju dengan keberanian, persatuan, dan keyakinan sebagai bangsa besar. Masa depan Indonesia hanya bisa diwujudkan jika seluruh rakyat bersatu mendukung arah kepemimpinan nasional,” pungkasnya. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.