BREAKING NEWS
 

Iran Rinci Aturan Baru Selat Hormuz, Ini Poin-poinnya

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Sabtu, 18 April 2026 05:32 WIB
Peta Selat Hormuz (Foto: Map)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komando Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) merinci tatanan baru di Selat Hormuz, seiring pembukaan kembali jalur penting bagi seperlima pasokan energi dunia, Jumat (17/4/2026). Berikut rincian ketentuannya, seperti dilansir Tasnim

  1. Kapal sipil hanya boleh melintas melalui rute yang ditetapkan oleh Iran.
  2. Kapal militer tetap dilarang melintas di selat tersebut.
  3. Pergerakan hanya diizinkan dengan izin dari Angkatan Laut IRGC.
  4. Setiap pergerakan dilakukan sesuai kesepakatan masa “hening” di medan perang, dan setelah pelaksanaan gencatan senjata di Lebanon.

Sebelumnya, sumber yang mengetahui dan dekat dengan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) menjelaskan dimensi baru kesepakatan Iran-AS terkait Selat Hormuz, dalam masa gencatan senjata dua minggu.

Baca juga : Pramono Siapkan Aturan Gratiskan dan Diskon PBB-P2 2026

Sumber tersebut mengatakan, sejak awal gencatan senjata yang dimediasi Pakistan, Iran seharusnya mengizinkan sejumlah kapal melintas setiap hari.

Adsense

“Namun, setelah gencatan senjata di Lebanon gagal dilaksanakan dan kesepakatan tersebut tidak mencakup (gencatan senjata antara) Hizbullah dan rezim Zionis Israel, Iran menangguhkan kesepakatan terkait lalu lintas kapal di selat tersebut," ungkap sumber itu. 

Baca juga : Buntut Blokade AS, Selat Hormuz Semakin Panas

Sumber tersebut mencatat, Iran menetapkan tiga syarat untuk pelayaran kapal melalui Selat Hormuz:

  1. Kapal harus bersifat komersial, dan kapal militer dilarang melintas. Selain itu, kapal maupun muatannya tidak boleh terkait dengan negara-negara yang dianggap bermusuhan.
  2. Kapal harus melintas melalui rute yang ditentukan oleh Iran.
  3. Pelintasan kapal harus dikoordinasikan dengan pasukan Iran yang bertanggung jawab atas jalur tersebut. Sebelumnya, Komando Pusat AS (CENTCOM) telah mengonfirmasi pengelolaan Selat Hormuz oleh IRGC sebelum perang.

Sumber tersebut juga menekankan bahwa pelaksanaan beberapa prasyarat, termasuk gencatan senjata di Lebanon, menjadi faktor kunci dalam keputusan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Baca juga : Warning FAO Buntut Selat Hormuz Diblokade, Bencana Pangan Global Di Depan Mata

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense